Sabtu, 18 April 2026

LPM Unimed Manfaatkan Limbah Mebel Menjadi Media Tanam Jamur Tiram

Selasa, 05 September 2017 03:30 WIB
LPM Unimed Manfaatkan Limbah Mebel Menjadi Media Tanam Jamur Tiram
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Lembaga pengabdian masyarakat (LPM) Unimed intensif melakukan pemberdayaan masyarakat pinggiran dengan berbagai kegiatan produktif yang mengasah skill masyarakat hingga mampu tetap eksis dalam persaingan pada masyarakat luas.
 
Kegiatan produktif yang dilaksanakan adalah pelatihan pembuatan media tanam jamur tiram yang memanfaatkan limbah serbuk gergaji dari usaha mebel atau prabot masyarakat yang selama ini tidak dimanfaatkan dan mengganggu masyarakat, dan saat ini disulap oleh beberapa dosen Unimed dan penggiat masyarakat disulap menjadi benda produktif sebagai media tanam jamur tiram.
 
Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (03/09/2017) di Kecamatan Deli Tua ini mengambil mitra Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Barokah jaya dan Karya Utama yang terletak desa mekar sari. Kegiatan tersebut mengambil tempat langsung dilokasi Usaha Kedua mitra, Pada acara tersebut turut hadir Koordinator Bidang Kerjasama dan Pengembangan Wilayah LPM Unimed Irfandi MSi, Kepala Desa Mekar Sari Subchan dan Ketua Program taufik Hidayat, owner 'Kumbung Jamur' M Alqomari MP dan segenap masyarakat dan komunitas-komunitasPemuda di Kecamatan Deli Tua.
 
Irfandi mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan pengabdian dosen untuk memberikan peningkatan kecakapan hidup bagi masyarakat. Dengan memanfaatkan limbah ataupun bahan-bahan disekitar yang tidak termanfaatkan menjadi bahan yang memiliki nilai ekonomi bila diberikan kreasi dan inovasi. Seperti serbuk mebel yang selama ini dianggap sebagai limbah dan sampah bila diberikan sentuhan dan inovasi mampu dijadikan sebagai media tanam jamur tiram. Sehingga mampu menjadi solusi untuk ketahanan pangan masyarakat yang ada di sekitar perkotaan. 
 
“Maka dari itu permasalahan ekonomi menjadi permasalahan serius bagi Unimed untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, karena sebagaian besar masyarakat daerah penyangga di deli tua bergerak dalam bidang jasa dan perdagangan. Maka pemberian live skill menjadi program utama bagi pembangunan desa dan kesajahteraan masyarakat," jelas Dosen Jurusan Fisika Unimed ini.
 
Sementara itu, Kepala Desa Mekar Sari, Subchan mengungkapkan, permasalahan kemasyarakatan yang ada di desanya banyak dari sisi kemiskinan masyarakat. Delitua merupakan kawasan penyangga Ibukota Provinsi Sumatera Utara, di mana daerah penyangga merupakan daerah urban, di mana jumlah penduduk yang datang dari luar daerah jauh lebih besar dari pertumbuhan jumlah penduduk asal yang ada.
 
Hal ini bila tidak disikapi dengan bijak akan menjadi permasalahan yang pelik terutama di bidang ekonomi.Dengan hadirnya dosen-dosen Unimed untuk melatih masyarakat serta meningkatkan taraf hidup masyarakat lewat pemanfaaatan limbah serbuk gergaji ini membawa dampak positif tersendiri. 
 
"Ini dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Sehingga hal ini mempengaruhi pendapatan masyarakat yang selama ini hanya menjadi buruh dan pekerja mebel berlahan-lahan dapat memulai kegiatan entreprenurship dan meningkatkan perekonomian keluarga,” jelasnya. (Rel)
 

Tags
beritaTerkait
Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara
Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan
Pemprov Sumut Dorong PADU Terus Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Mendag Ungkap Ekspor Mebel RI Tembus Rp 36 T
PKM Unimed Kembangkan Usaha Menjahit Rumahan Berbasis Rental Busana
PKM UNIMED Latih Siswa SMKS Desain Pola Busana Secara Digital
komentar
beritaTerbaru
hit tracker