Kamis, 17 September 2026

Pemprovsu Siap Antisipasi Kenaikan Harga Sembako Jelang Ramadhan

Senin, 15 Mei 2017 22:15 WIB
Pemprovsu Siap Antisipasi Kenaikan Harga Sembako Jelang Ramadhan
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Sembako
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Menjelang momentum Bulan Suci Ramadhan 1438 Hijriyah yang diperkirakan pada 27 Mei mendatang, pemerintah provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) telah mempersiapkan langkah untuk antisipasi kenaikan harga sembilan bahan pokok (Sembako) melalui pemantauan dan operasi pasar. Kehadiran satuan tugas (Satgas) pengendali yang dikomandoi kepolisian, dinilai akan mampu menghempang perilaku spekulan yang menaikkan harga secara signifikan.
 
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) H Hasban Ritonga mengatakan, Pemprov dalam hal kesiapan tersebut, telah menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bersama industri keuangan, Bulog dan kabupaten/kota. Rakor ini sekaligus menjadi momentum rapat koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) pada 12 Mei 2017 lalu di Parapat.
 
"Jadi di Rakor itu sudah diformulasi bahwa analisis kebutuhan pokok kita menyambut bulan Ramadhan. Untuk Sumut insya Allah dipastikan cukup," ujar Hasban kepada wartawan, Senin (15/05/2017).
 
Untuk pola distribusinya sendiri kata Sekda, juga sudah diantisipasi agar tetap berjalan lancar. Apalagi katanya, ada semangat yang dibangun Kapolri saat ini, bahwa kepolisian membentuk satuan tugas (satgas) memantau pola distribusi. Sehingga jika ada yang tidak berjalan semestinya, akan dilakukan operasi pasar sebagai satu upaya mengendalikan harga.
 
"Apabila ada pola pendistribusian tidak merata, misalnya dari kabupaten yang surplus ke kabupaten yang defisit (stok), tetap dilakukan operasi pasar walaupun tentatif. Karena kan yang penting bagi masyarakat adalah ketersediaan barang kebutuhan dan harganya terjangkau," sebut Hasban.
 
Sementara soal harga bahan pokok yang seringkali mengalami kenaikan menjelang dan pada hari besar keagamaan, Hasban meyakini pemerintah melalui koordinasi dengan Bulog (Badan Urusan Logistik), akan melakukan penyanggahan apabila stok mencukupi kebutuhan dan pola penyaluran terjamin. "Insya Allah nanti, karena biasanya Ramadhan itu ada semangat selalu naik, mungkin naiknya pun sedikit.  Kalau nanti agak signifikan, tentu tidak laku, karena akan ada yang menjual lebih murah," jelasnya.
 
Sedangkan soal kemungkinan terburuk, di mana harga seringkali melonjak yang diduga disebabkan ulah spekulan, Hasban menyakinkan bahwa pemerintah dalam hal ini bersama dengan kepolisian, bisa melakukan pembinaan kepada para pelaku dagang, agar kenaikan tidak signifikan. Sehingga walaupun tidak menetapkan HET (Harga Eceran Tertinggi), namun akan ada batas kenaikan yang akan ditetapkan melalui persentase.
 
"Sekarang ini kan sudah ada satgas yang akan memantau harga, dan stok. Mereka (kepolisian) kan dari dulu ada polisi, intelijen perekonomiannya. Jadi sekarang ini, dimanfaatkan bersinergi dengan Pemprov Sumut di dalamnya (satgas)," pungkas Hasban. (BS03)

Tags
beritaTerkait
LPA Deli Serdang: Lomba Kemerdekaan Rumah Qur’an Al Ramadhan Ajang Kembangkan Potensi
Arman Chandra Menerima IKAL Aceh untuk Memperkokoh Ketahanan Nasional
Kadin Sumut Jalin Kerja Sama dengan Kamar Dagang Belarus, Bidik Pasar Eropa Timur
PSMS vs PSPS Berakhir Imbang, Suporter Meraung di Stadion Utama Sumut
Pasar Murah Imlek 2026 di Medan, Pemkot Hadir Bantu Warga Jelang Perayaan Tahun Baru Tionghoa
Badan Legislasi DPR RI Kunjungi Kadin Sumatera Utara Bahas Penyusunan RUU Kadin
komentar
beritaTerbaru
hit tracker