Kemnaker, Pengusaha, Serikat Pekerja, dan ILO Teken Deklarasi Pekerjaan Layak 2026–2030
Kemnaker, APINDO, serikat pekerja, dan ILO menandatangani Deklarasi Pekerjaan Layak 2026&ndash2030 untuk memperkuat lapangan kerja inklusif.
Ekonomi
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan, bahwa jumlah tenaga kerja asal Tiongkok (RRT) hanya 21 ribu orang, bukan 10 juta atau 20 juta sebagaimana isu yang dikembangkan beberapa pihak akhir-akhir ini.
“Yang lebih gede adalah Jepang dan Korea Selatan,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada acara Silaturahim dengan Stakeholders Keuangan Syariah dalam rangka Satu Windu Surat Berharga Syariah Negara (Sukuk Negara), di Istana Negara, Jakarta, Jumat (23/12/2016).
Presiden membandingkan dengan Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia lebih dari 2 juta, yang di Arab Saudi juga lebih dari 1 juta, yang di Hongkong 150 ribu, yang di Taiwan 200 ribu.
“Mereka juga diam-diam saja. Kenapa 21 ribu, kita ribut kayak ada angin puting beliung saja,” kata Presiden dengan nada bertanya.
Adanya 21 ribu tenaga kerja asal Tiongkok, menurut Presiden, itu karena ada investasi, ada hal-hal yang belum dikuasai. Jadi, pasti harus diselesaikan oleh teknisi-teknisi Tiongkok. “Enggak mungkin tenaga kerja mereka datang ke sini. Enggak mungkin,” tegas Presiden.
Presiden lantas mengungkapkan bahwa gaji tenaga kerja Tiongkok di sana (RRT), 3 kali lipat dari Indonesia. Upah Minimum Provinsi (UMP)-nya jika dibandingkan dengan Indonesia adalah 2,5 sampai 3 kali lipat.
“Masa datang ke tempat yang gajinya lebih murah, kan nggak mungkin. Kita datang ke luar itu, pasti di sana gajinya 5, 10 kali lipat dari kita, pasti datang. Kalau sama saja, nggak mungkin mau. Karena habis di transportasi, habis di akomodasi. Logikanya kan seperti itu,” tutur Presiden.
Presiden Jokowi merasa perlu memberikan penjelasan tersebut sekaligus untuk klarifikasi, karena jika tidak dijelaskan nanti jumlah tersebut bertambah nolnya, seperti pemberitaan sekarang yang sudah menjadi 21 juta tenaga kerja Tiongkok.
“Wah, jadi sebuah kabar bohong yang menghabiskan energi kita. Harusnya hal-hal seperti itu, kita pakai untuk yang hal-hal yang produktif, jangan dipakai untuk hal-hal yang nyebarkan isu-isu bohong seperti itu,” tegas Presiden, seperti dilansir setkab.go.id.(BS01)
Kemnaker, APINDO, serikat pekerja, dan ILO menandatangani Deklarasi Pekerjaan Layak 2026&ndash2030 untuk memperkuat lapangan kerja inklusif.
Ekonomi
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda Medan borong juara II dan juara III masingmasing kategori usia 13 tahun (kelahiran tah
Olahraga
beritasumut.com PSMS Medan menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/20
Olahraga
beritasumut.com Hari Santri Nasional (HSN) yang sejatinya menjadi momentum sakral dan perayaan atas dedikasi kaum santri, justru diubah men
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan bertekad kembali ke jalur kemenangan saat menjamu PSIS Semarang pada pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/2
Olahraga
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan keracunan makanan yan
Peristiwa
beritasumut.com Dua maling handphone (HP) milik driver ojek online (ojol) ditangkap polisi usai beraksi di Jalan SM Raja, Simpang Pasar 12,
Peristiwa
beritasumut.com Komnas Perlindungan Anak (PA) menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan kekerasan fisik berat terhadap seorang anak la
Peristiwa
Kemnaker menyiapkan pelatihan vokasi empat bulan di KEK untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja dan memperluas penempatan kerja.
Pendidikan
beritasumut.com Direktorat Reserse (Ditres) Siber Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap praktik judi online (judol) dengan website depobo
Peristiwa