Sabtu, 23 Mei 2026

Kemenkop Dorong Produk UKM Masuk ke Pasar Global

Sabtu, 01 Oktober 2016 05:30 WIB
Kemenkop Dorong Produk UKM Masuk ke Pasar Global
BERITASUMUT.COM/IST
Konferensi Bidang Perdagangan 2016 Kadin Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kementertian Koperasi dan UKM mendukung gerakan peningkatan ekspor nasional yang dicanangkan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Hal itu disampaikan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Agus Muharram saat memberikan sambutan dalam acara Konferensi Bidang Perdagangan 2016 Kadin Indonesia, sekaligus pencanangan Gerakan Peningkatan Ekspor Nasional, di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta, pertengahan pekan ini. 
 
“Di tengah gencarnya perdagangan global, meningkatkan produk ekspor merupakan langkah yang tepat. Apalagi, kita memiliki banyak produk yang berkualitas ekspor dan bisa diterima di pasar global. Oleh karena itu, produk UKM kita yang memiliki potensi untuk bisa masuk ke pasar global agar terus ditingkatkan," kata Agus dilansir dari laman resmi depkop.go.id.
 
Di hadapan para peserta yang didominasi kalangan generasi muda (pelajar dan mahasiswa) itu, Agus mengingatkan agar kalangan muda harus memiliki jiwa enterpreneuship agar mampu menghasilkan produk yang lain daripada yang lain. “Dengan memiliki jiwa entrepreneurship maka kita tidak hanya menjual produk tetapi bisa memberikan nilai tambah atas produk tersebut. Itu dibutuhkan kreatifitas,” jelas Agus. 
 
Agus menambahkan, saat ini pihaknya juga memiliki program yang mendukung ekspor di Indonesia terutama dari kalangan UKM.“Saat ini, kami punya program KURBE, merupakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbasis ekspor. Ada tiga jenis KURBE yang disediakan pemerintah. Pertama adalah KURBE mikro dengan maksimal plafon hingga Rp5 miliar,” ujar Agus. 
 
Kedua, KURBE kecil dengan maksimal plafon Rp25 miliar. Ketiga, KURBE menengah dengan maksimal plafon Rp50 miliar. Agus menambahkan, kebijakan KURBE ditujukan untuk memberikan stimulus kepada UKM guna meningkatkan ekspor nasional, meningkatkan daya saing produk ekspor UKM berbasis kerakyatan, serta meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk ekspor.
 
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani menegaskan bahwa Indonesia harus jadi pemain utama di kancah Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) karena 40% pasar Asean berada di Indonesia. “Ditambah lagi, kita punya segalanya, sehingga wajar bila kita harus menjadi pemain utama. Hanya saja, ada pekerjaan rumah (PR) yang harus segera dibenahi. Diantaranya, regulasi yang menghambat ekspor harus disempurnakan," pungkas Rosan.(BS02)
 

Tags
beritaTerkait
Pertamina Sumbagut Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Hadirkan Foodcourt UMKM di Aceh Besar
Youthpreneur Academy 2025: The Founder’s Path for Practical Entrepreneurial Success, FEB USU Dorong Mahasiswa Jadi Entrepreneur Sukses
Presiden Prabowo Bahas Respons Ekonomi Global dan Kebijakan Tarif bersama Jajaran Kabinet
Sambel Pecel Naik Kelas: Kuliner Khas Blitar Siap Tembus Pasar Global
Gubenur Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Rata-Rata Sumut 6,08% Tahun 2029
Dampingi Presiden Resmikan KITB, Menko AHY: Untuk Infrastruktur yang Memadai dan Membangun Konektivitas
komentar
beritaTerbaru
hit tracker