Senin, 04 Mei 2026

Dilelang Oktober, Inilah 5 Lokasi Alternatif Pembangunan Rusun Untuk Korban Bencana Garut

Jumat, 30 September 2016 11:19 WIB
Dilelang Oktober, Inilah 5 Lokasi Alternatif Pembangunan Rusun Untuk Korban Bencana Garut
beritasumut.com/ist
Presiden Jokowi saat meninjau lokasi bencana banjir bandang, di Kabupaten Garut, Jabar.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar dilakukan pembangunan rumah susun (rusun) bagi korban bencana di Kabupaten Garut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berkordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk menentukan lokasi pembangunan 2 (dua) tower rusun untuk 168 kepala keluarga korban bencana tersebut.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengemukakan, ada lima lokasi yang diusulkan Pemda Garut untuk pembangunan kedua unit rumah susun itu, yaitu: 1. lapangan sepakbola di Blok Margawati, Kelurahan Margawati, Kecamatan Garut Kota; 2. bekas gudang aspal di Desa Cimurah, Kecamatan Karangpawitan; 3. sawah di Blok Kopi Lombong, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Taragong Kidul; 4. lapangan sepak bola di Blok Kelurahan Sukanegla, Kecamatan Garut Kota; dan 5. lapangan sepakbola dan pemakaman di Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Garut Kota.

“Lima lokasi yang sudah ditinjau oleh kami (Kementerian PUPR) itu semuanya akan kita serahkan ke Pemda untuk ditentukan,” kata Basuki usai mendampingi Presiden Jokowi saat meninjau langsung kondisi penanganan tanggap darurat bencana banjir di Garut, Kamis (29/09/2016) kemarin.

Menurut Menteri PUPR, pembangunan 2 tower rusun itu akan menelan dana sebesar Rp 25 miliar dengan menggunakan anggaran tahun 2017. Adapun proses tendernya akan dilaksanakan pada Oktober 2016, dan pembangunannya diperkirakan memakan waktu selama kurang lebih enam bulan.

Menteri Basuki memastikan rusun tersebut akan dilengkapi listrik dan air sebagai fasilitas dasar. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengungkankan rencana  pemerintah untuk membangun dua rumah susun yang nantinya akan ditempati warga korban bencana banjir bandang yang terjadi di Garut, Jabar, beberapa waktu lalu. Selain itu, pemerintah juga mencari lahan pengganti di lokasi yang lebih aman untuk pembangunan dan relokasi rumah sakit.

“Tadi saya bertanya ke Bupati Garut apakah masyarakat menyetujui untuk tinggal di rusun. Jawabannya setuju. Sudah diputuskan juga untuk pembangunan secepat-cepatnya dua tower rusun yang nantinya bisa ditempati masyarakat,” kata Presiden Jokowi saat memberikan keterangan usai meninjau Rumah Sakit Umum Dokter Slamet, di Kabupaten Garut, Jabar, seperti dilansir setkab.go.id.(BS01)

Tags
beritaTerkait
Dorong OPD dan Pihak Terkait, Edy Rahmayadi Kebut Proyek Rusunawa KEK Sei Mangkei
Soal Rusunawa KEK Sei Mangkei, Edy Rahamayadi Apresiasi Kemenkeu dan Minta Pemda Siapkan Infrastruktur
Pemko Medan Siap Bangun Rusunami & Rusunawa Bagi Warga Di Pinggir Sungai & Laut Jika PT Pelindo Serahkan Lahan
Resmikan Rumah Susun, Edy Rahmayadi Harap KEK Sei Mangkei Tetap Tertata Baik
Bisnis Property Diperkirakan Akan Bangkit Kembali di Masa Pandemi
Bobby Terima Audiensi PT KAI Divre I Sumut, Bahas Rencana Pembangunan Rusunawa dan Revitalisasi Lapangan Merdeka
komentar
beritaTerbaru
hit tracker