Peristiwa

Seorang Pelaku Komplotan Bongkar Gudang Tumbang Ditembak Polisi di Percut Sei Tuan



Seorang Pelaku Komplotan Bongkar Gudang Tumbang Ditembak Polisi di Percut Sei Tuan
BERITASUMUT.COM/BS04

Beritasumut.com - Polsek Percut Sei Tuan kembali mengungkap kasus pencurian di wilayah hukumnya. Kali ini, satu dari tiga orang komplotan bongkar gudang tumbang ditembak polisi di kawasan Jalan Kafe Ayu, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Ketiga pelaku itu masing-masing M Juli Alfandi alias Black (23) warga Jalan Perhubungan, Gang Merpati, Tanah Garapan, Desa Laut Dendang (ditembak) dan Tarmiji alias Miji (27) warga Jalan Sehati No 12, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Medan Perjuangan dan Burhanudin alias Untuk (40) warga Lau Dendang.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol M Agustiawan kepada wartawan, Jumat (22/10/2021) mengatakan, kejadiannya pada hari Jumat (22/10/2021) dini hari sekira pukul 01.00 WIB di Jalan PWI, Gang Gitar 2, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan. Telah terjadi pencurian 50 kotak keramik merk Gemilang, adapun kejadiannya korban Rena Fetrycia (41) warga Jalan Persatuan 3, Dusun 16, Desa Sampali menyimpan barang-barang tersebut di dalam gudang yang terkunci dan korban mendapat kabar dari warga bahwasanya gudangnya telah kemalingan.

Baca Juga : Melawan, Dua Orang Komplotan Bongkar Gudang Ban Ditembak Polisi di Medan Helvetia

Sebelumnya, pada hari Senin (06/09/2021) malam sekira pukul 21.30 WIB di Jalan Perhubungan, telah terjadi pencurian dengan kekerasan terhadap korban. Dimana korban saat melintas, pelaku Agus dan Black Uban memanggil lalu bertanya mau kemana. Kemudian pelaku Black merampas ponsel Redmi A9 milik korban dan melarikan diri. Atas laporan penjambretan itu, pada Kamis (21/10/2021) sore sekira pukul 16.00 WIB, Tekab Unit Reskrim Polsek Percut dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Donny Simatupang mendapat informasi dari masyarakat pelaku pencurian Black sedang berada di Jalan Kafe Ayu, Desa Sampali.

Kemudian personil mengamankan tersangka dan melakukan interogasi dimana pelaku mengakui melakukan pencurian di kios Jalan PWI, Gang Gitar 2 bersama 1 rekan yang bernama Nio dan Pindo. Tim juga mengembangkan kepada siapa tersangka menjual hasil pencuriannya itu dan pada saat melakukan pengembangan tersangka melawan mencoba melarikan diri. "Petugas lalu mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak kedua kaki tersangka dan memboyong tersangka ke RS Bhyangkara dan dibawa ke mako. Tersangka Black ditembak petugas," pungkas Kompol M Agustiawan. (BS04)


Tag: