Kamis, 04 Juni 2026

Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Kerumunan Warga di Pasar Sambu Medan Dibubarkan Polisi

Selasa, 18 Mei 2021 19:00 WIB
Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Kerumunan Warga di Pasar Sambu Medan Dibubarkan Polisi
BERITASUMUT.COM/BS04
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Guna memutuskan mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19) di Kota Medan, Tim Gabungan Polsek Medan Timur membubarkan kerumunan warga dan pedagang di sepanjang Jalan Rupat, tepatnya Pasar Sambu Medan.

"Sebab sejumlah warga dan pedagang berkerumun dan tidak jaga jarak untuk makan di warung yang ada di Pasar Sambu Medan," ujar Kapolsek Medan Timur Kompol Muhammad Arifin kepada wartawan, Selasa (18/5/2021).

Baca Juga : Penyekatan Arus Balik Mudik Lebaran Diperpanjang

Padahal, Operasi Yustisi dalam Kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan (KKRYD) itu, memberikan arahan kepada warga yang ada untuk selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan jangan nekat tidak menggunakan masker di luar rumah. Soalnya, penyebaran Covid-19 di Kota Medan belum berakhir. "Diharapkan kepada warga yang ada di wilayah hukum Polsek Medan Timur terus menerapkan prokes dengan ketat," jelas Kompol Arifin.

Selain membubarkan kerumunan warga yang ada di Pasar Sambu Medan itu, petugas juga melakukan penyemprotan di kawasan padat penduduk tersebut. "Setiap melakukan Operasi Yustisi, pihak Polsek Medan Timur terus melakukan penyemprotan disinfektan di sepanjang jalan yang ada di wilayah hukum Polsek Medan Timur, " tandas mantan Kapolsek Medan Area ini.(BS04)

Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
Peralatan Deteksi Covid-19 Dimanfaatkan untuk Tuberkulosis
Kasus Covid-19 di Singapura Meningkat, Dua Kasus Aktif Dilaporkan di Sumut
Singapura-Malaysia Laporkan Peningkatan Covid-19, Dinkes Sumut Ajak Kembali Jaga Prokes
Pandemi Belum Dicabut, Masyarakat Sudah Acuh
Pemprov Sumut Raih Penghargaan Penanganan Covid-19 Terbaik Ke-2 Wilayah Sumatera
Presiden Jokowi Beri Penghargaan Atas Kontribusi Dalam Penanganan Pandemi COVID-19
komentar
beritaTerbaru
hit tracker