Kamis, 30 Juli 2026

Pasien Covid-19 di Sumut Alami Penurunan

Rabu, 29 September 2021 21:15 WIB
Pasien Covid-19 di Sumut Alami Penurunan
BERITASUMUT.COM/BS04
Seorang warga saat melakukan vaksinasi Covid-19
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Pasien Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tercatat terus mengalami penurunan.Berdasarkan data milik Kemenkes RI yang diperoleh dari BNPB, penambahan kasus positif Covid-19 di Sumut turun di bawah 100, di mana pada Rabu (29/09/2021) hari ini, penambahan yang didapat hanya 83 orang.

Maka total kasus Covid-19 di Sumut kini naik tipis menjadi 104.631 orang. Secara nasional, Sumut berada dalam urutan kedelapan tertinggi dalam menyumbangkan 1.954 kasus baru di Indonesia.Sedangkan untuk penambahan kasus kesembuhan, Sumut mencatatkan penambahan sebanyak 176 kasus baru, sehingga totalnya menjadi 99.910 orang. Lalu kasus kematian bertambah tujuh orang, menjadi 2.836 kasus.

Baca Juga : Istri Brigadir FA Menangis, Sebut Suaminya Diduga Dianiaya Kapolsek Percut Sei Tuan

Dari data tersebut maka kasus aktif Covid-19 di Sumut mengalami penurunan 100 poin. Di mana pada hari sebelumnya kasus aktif yang ada sebanyak 1.985 turun menjadi 1.885 orang.

Di Kota Medan sendiri, saat ini tengah menggencarkan 3 T (tracing, testing, treatment) di seluruh Kecamatan. Seperti diungkapkan oleh Camat Medan Johor, Zulfahri Ahmadi sesuai hasil rapat yang telah digelar pada Senin 27 September 2021 bahwa 21 kecamatan di Kota Medan harus meningkatan pelaksanaan 3T tersebut.

"Untuk di Medan Johor sendiri kita memiliki dua puskesmas induk yakni di Puskesmas Medan Johor dan Puskesmas Kedai Durian. Di mana dua puskesmas ini membawahi enam kelurahan, dan sampai hari ini capaian vaksin kita sudah sampai 36%," ungkapnya kepada wartawan.

Baca Juga:

[br] Lebih jauh Zulfahri mengungkapkan jika Walikota Medan meminta seluruh kecamatan agar PPKM diperketat meski Kota Medan turun level, kemudian juga meningkatkan tracing dan testing. "Warga kita yang terpapar wajib di cek dan dilakukan tracing dan testing pada kontak erat. Seluruh kecamatan mendapat target ini, karena 2T itu menjadi nilai untuk menetapkan penurunan level PPKM. Ini yang harus dikejar," jelasnya.

Selain itu, vaksinasi juga menjadi target yang harus dicapai. Maka lanjut dia, Kecamatan Medan Johor akan melakukan vaksinasi door to door. "Kita akan keliling ke kelurahan dengan dua tim dengan target 300 vaksin," terangnya.

Di tempat lain,Camat Medan Kota Tengku Chairuniza menyebutkan, vaksinasi di kecamatannya secara persentase sudah sekitar 70-80%. Hingga saat ini kegiatan vaksinasi skala mikro masih terus berjalan di puskesmas dan di beberapa lokasi yang menggelar vaksinasi. "Melalui kepala lingkungan (kepling) dan secara berjenjang terus mengajak warganya untuk melaksanakan vaksin yang dilaksanakan di wilayah kita," sebutnya.

Begitupun di wilayah Kecamatan Medan Selayang yang saat ini capaian vaksinasi telah mencapai sekitar 26% lebih. "Hingga saat ini tracing dan testing terus dilakukan bagi warganya yang terkonfirmasi Covid-19. Sedangkan razia protokol kesehatan (prokes) juga terus berjalan setiap harim" ungkap Camat Medan Selayang, Viza Fandhana. (BS09).

Baca Juga:
Editor
:
Tags
beritaTerkait
Peralatan Deteksi Covid-19 Dimanfaatkan untuk Tuberkulosis
Kasus Covid-19 di Singapura Meningkat, Dua Kasus Aktif Dilaporkan di Sumut
Indonesia Kirimkan Bantuan 10 Juta Dosis Vaksin Polio ke Afghanistan
Singapura-Malaysia Laporkan Peningkatan Covid-19, Dinkes Sumut Ajak Kembali Jaga Prokes
Dinkes Medan Targetkan 18.195 Anak SD Divaksin HPV
Pemko Medan Canangkan Vaksinasi HPV Gratis Bagi Siswi SD Sederajat
komentar
beritaTerbaru
hit tracker