Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker)
Ekonomi
Beritasumut.com - Peningkatan kompetensi menjadi keniscayan bagi aparatur sipil negara (ASN), agar tujuan pembangunan dan program pemerintah bisa selaras mulai dari pemerintah pusat, provinsi hingga ke daerah. Tugas ini menjadi tanggung jawab instansi yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Demikian disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, di pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan Kediklatan Kabupaten/Kota, dan OPD Pemprov Sumut serta Forum Perangkat Daerah tahun 2021, di Aula Kampus Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumut, Jalan Ngalengko No.1, Kota Medan, Kamis (18/03/2021).
Baca Juga : Gubernur Sumut Melantik Tuahta Ramajaya Saragih Jadi Kasatpol PP Sumut
Baca Juga:
Kegiatan diikuti seratusan peserta dari seluruh OPD Pemprov Sumut, serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota bidang pengembangan SDM dan kepegawaian, dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Turut mendampingi Gubernur, Asisten Administrasi Umum Mhd Fitriyus dan Kepala BPSDM Sumut Asren Nasution.
Dalam amanatnya, Gubernur menyampaikan, untuk mewujudkan visi misi Sumut Bermartabat, dibutuhkan ASN yang tangguh, profesional, berdaya saing dan berintegritas serta bermoral. Tidak cukup dengan kecerdasan intelektual, tetapi juga emosional dan spiritual. Tujuan pembangunan yang dijalankan pemerintah provinsi, dapat terlaksana jika aparatur memiliki kompetensi, kemauan dan kesungguhan serta rasa tanggung jawab.
Baca Juga:
[br] “Oleh sebab itu, saya mengharapkan kegiatan Rakor ini dapat menghasilkan program Diklat yang sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan masing-masing daerah dan perangkat daerah, sehingga memberikan kontribusi maksimal bagi pencapaian target pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik,†sebut Gubernur Sumut.
Karena itu, lanjutnya, peningkatan kompetensi ASN ini merupakan tugas pokok bagi BPSDM Sumut guna memberikan pelatihan dalam rangka penyusunan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pelaporan sampai pertanggungjawaban. Khususnya menyelaraskan visi misi Pemerintah Pusat dengan provinsi dan daerah. “Dimana sinkronisasinya? Itulah dia visi misi yang kemudian masuk ke buku RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), kemudian dijabarkan secara teknis setiap kegiatan,†jelas Edy Rahmayadi.
Banyak bidang pelatihan yang harus disiapkan dan diberikan oleh BPSDM kepada para ASN di Sumut. Mulai dari diklat yang sifatnya wajib untuk peningkatan SDM serta urusan teknis yang harus sinkron dan dievaluasi secara berkala. “Bagaimanapun tenaga pendidik di BPSDM ini harus mumpuni, karena dia yang mentransfer ilmu kepada para peserta didik. Inilah yang menjadi evaluasi kita kedepan,†sebut Edy.
Baca Juga : Pemprov Sumut Bahas Peluang Kerja Sama Energi, Pariwisata dan Pengelolaan Sampah dengan Negara Denmark
Sementara Kepala BPSDM Sumut Asren Nasution menyampaikan, pihaknya memprioritaskan peningkatan kompetensi aparatur di internal, sebagai pengelola Diklat. Sejalan dengan itu, penyelarasan program kediklatan juga sangat penting agar pembangunan yang dijalankan pemerintah pusat, provinsi hingga kabupaten/kota juga selaras.
[br] “Ini tentu menjadi PR (tugas) bagi kami, bagaimana semua pihak mendukung (program kediklatan), termasuk daerah, bisa memberikan kontribusi pemikiran. Karena tentu kita tidak bisa berfikir secara sektoral, tetapi harus kolektif untuk 33 kabupaten/kota,†tegasnya.
Selain itu, Asren juga menyebutkan ada 900 ASN yang sudah menduduki jabatan eselon III maupun eselon IV, belum mencicipi pendidikan sesuai jabatannya. Bahkan di 2018-2019, masih ada yang belum menjadi ASN sepenuhnya, karena belum mendapatkan ‘ijazah’ Latsar (Pelatihan Dasar) CPNS. “Sebagaimana disampaikan Bapak Gubernur, bahwa peningkatan SDM adalah sesuatu yang strategis dan penting. Alhamdulillah, beliau mendukung upaya ini dan menjadi prioritas kita di 2022. Sedangkan target kita di 2021, menyelesaikan Laksar bagi CPNS yang masih tersisa,†kata Asren.
Kegiatan Rakor ini berlangsung selama tiga hari sejak 17-19 Maret 2021, yang dibuka oleh Gubernur, ditandai pemukulan gong. Menghadirkan narasumber dari Deputi Bidang SDM Aparatur Kemenpan-RB, Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, serta Komisi A DPRD Sumut. (BS03)
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker)
Ekonomi
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peri
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah M
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Medan mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga dan kesej
Pendidikan
Implementasi Permendag 24/2025 tersendat, KADIN dorong sinkronisasi kebijakan dan skema impor plastik bekas terkendali.
Ekonomi
Kemnaker kembali membuka program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum Batch 2 dengan kuota 2.100 pesert
Pendidikan
beritasumut.com Kualitas pendidikan di Provinsi Sumatera Utara masih menghadapi berbagai tantangan serius, terutama terkait kesenjangan an
Pendidikan
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Medan memperingatkan potensi tekanan inflasi pangan akibat kelangkaan bahan baku plas
Ekonomi
beritasumut.com Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengakui kenaikan harga plastik yang belakangan dikeluhkan pelaku industri dan ma
Ekonomi