Peristiwa

Heboh Bandara Kualanamu 'Dijual', Gubernur Sumut Panggil Direktur PT AP II Aviasi

Ini Penjelasan Direktur PT AP II


 Heboh Bandara Kualanamu 'Dijual', Gubernur Sumut Panggil Direktur PT AP II Aviasi
beritasumut.com/BS03

beritasumut.com - Heboh terkait Kabar Dijualnya Bandara Kualanamu kepada Investor India membuat Gubernur Sumut Edy Rahmayadi gerah. Untuk meluruskan kabar tersebut, Edy Rahmayadi pun memanggil Pihak PT Angkasa Pura (AP) II sebagai pengeolala Bandara Kualanamu.

"Hari ini Direktur PT AP II Aviasi Bapak Haris datang mau menjelaskan kepada saya. Daripada beliau hanya ngomong sama saya, bagus beliau langsung saya suruh ngomong di hadapan kalian semua," ujar Edy Rahmayadi di sela-sela kegiatan Peringatan Hari Bakti PUPR ke-76 di Kantor Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Sumut, Minggu (28/11/2021).

Dikatakan Edy, kabar soal penjualan Bandara Kualanamu yang sempat menghebohkan di sejumlah media massa harus diluruskan. Oleh karenanya Edy sengaja meminta Direktur PT AP II Aviasi Haris menjelaskan di depan umum.

"Ramai katanya kualanamu dijual sama India. Saya belom ngomong ni sama dia, jadi saya tak tahu. Jadi langsung saja ke sumber yang utama. Dari sumber yang paling tahu. Jadi jangan dikembang-kembangkan ke lain, sehingga rakyat ini hilang kepercayaannya dengan pemimpinnya," ujar Edy lagi.

Gubsu Edy pun meminta masyarakat yang mengikuti kegiatan Funbike mendengarkan penjelasan Direktur PT AP II Aviasi Haris. "Untuk itu dengarkan baik-baik. Nanti Kembangkan kepada orang lain sehingga tidak terjadi fitnah," tegasnya.

Dihadapan Gubernur Sumut dan masyarakat yang mengikuti Fun bike Harbak PUPR ke-76, Haris mengatakan kabar penjualan aset Bandara Kualanamu yang sempat heboh di sejumlah media massa tidak benar.

Menurut Haris bahwa PT AP II dalam hal ini PT AP II Aviasi hanya menjalin kemitraan dengan GMR Airport dari India terkait pengelolaan semata. Hal tersebut merupakan kemitraan strategis kerjasama dan bukan penjualan aset.

"Jadi kita punya mimpi kedepan bagaimana menjadikan bandara Kualanamu HUB internasional. Dan bisa menjadi regional HUB di bagian Barat Indonesia," ujar Haris.


Tag: