Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Salah satu wujud nyata peran serta Program Studi Pendidikan Fisika ke masyarakat maupun sekolah adalah dengan adanya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dapat mengahasilkan kreativitas serta media kreatif yang bermanfat. PKM yang dilaksanakan dengan kolaborasi dosen dan mahasiswa ini didukung oleh Rektor UMN Al Washliyah melalui LP2M UMN Al Washliyah.
Selaku Ketua Tim Dosen Pelaksana Pengabdian, Lia Afriyanti Nst, S.Pd., M.Pd mengatakan, pelatihan ini merupakan implementasi dari hasil penelitian yang telah dikembangkan mengenai material sampah plastik yang susah untuk diurai, sehingga mengakibatkan timbunan sampah yang membuat pencemaran udara. "Di sekolah sendiri banyak sekali terdapat sampah plastik, karena rata-rata makanan anak-anak yang dibeli berbungkus plastik," ujarnya kepada wartawan pada Selasa (28/12/2021).
Program pengabdian yang dilaksanakan ini, sambung Lia, diikuti oleh 19 orang guru, dan telah digelar di MIS Jami’atul Qomar Tanjung Morawa pada kamis (09/12/2021) lalu. "Kegiatan ini berbentuk pelatihan yang dilakukan dengan 3 tahap yaitu tutorial, pelatihan, dan simulasi. Sedangkan pendampingan dilakukan dengan 3 tahap yaitu implementasi, evaluasi, dan refleksi," lanjutnya didampingi anggota Tim Dosen, Juli Yanti Harahap, S.Psi, M.Psi dan Dr. Juliandi Siregar, M.Si., serta mahasiswi Mutiara Syafitri Zein.
Baca Juga:
Baca Juga : Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Dosen UMN Al Washliyah Gelar Workshop di MI Jami’atul Qamar Tamora
Dijelaskan Lia, pembelajaran untuk mapel IPA haruslah diterapkan ke dalam kehidupan sehari-hari. "Terkait sampah ini, mereka bisa mengimplementasikan Ecobricks ini untuk membuat kursi, meja, maupun pot bunga untuk memperindah sekolah. Dari sampah plastik yang menggusarkan hati menjadi hiasan yang bisa mempercantik sekolah," sebut Dosen UMN ini.
Baca Juga:
Kepala MI Jami’atul Qomar Tanjung Morawa, Rahma Zakia, S.Pd mendukung kegiatan Pelatihan pembuatan Ecobricks di sekolahnya. “Memanfaatkan sampah sebagai bahan baku untuk membuat media kreatif yang bermanfaat dapat membuat pembelajaran yang baik kepada siswa nantinya. Maka dari itu sebelum melatih siswa ada baiknya guru-guru yang ada di sekolah kita latih terlebih dahulu," katanya.
Sementara Ketua Yayasan Hj. Dra. Hali yang ikut mendampingi juga sangat mengapresiasi kegiatan tersebut seraya berharap Prodi Pendidikan Fisika UMN Alwashliyah dapat mendampingi sekolah saat mengimplementasikannya ke siswa. (BS02)
Tags
beritaTerkait
komentar