Minggu, 07 Juni 2026

Wakapolri Bersama Wakil Gubernur Sumut dan Wali Kota Medan Tinjau Lokasi Isoter di Ex Hotel Soechi

Selasa, 03 Agustus 2021 18:00 WIB
Wakapolri Bersama Wakil Gubernur Sumut dan Wali Kota Medan Tinjau Lokasi Isoter di Ex Hotel Soechi
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com - Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, bersama Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) Musa Rajekshah dan Wali Kota Medan, Bobby Nasution meninjau lokasi isolasi terpusat (isoter) yang disediakan oleh Pemko Medan di Ex Hotel Soechi Medan, Jalan Cirebon, Kecamatan Medan Kota, Selasa (03/08/2021). Peninjauan ini dilakukan guna melihat fasilitas isoter yang telah disiapkan oleh Pemko Medan untuk masyarakat kota Medan yang terkonfirmasi covid-19 namun tanpa mengalami gejala (OTG).

Usai melakukan peninjauan, Wakapolri menghimbau kepada masyarakat yang terkonfirmasi positif covid-19 untuk memanfaatkan tempat isolasi terpusat yang telah disediakan oleh Pemerintah apabila tidak memungkinkan untuk menjalani isolasi mandiri di rumah. Karena tempat isolasi yang telah disiapkan oleh Pemko Medan ini memiliki fasilitas yang lengkap termasuk juga tenaga kesehatan yang selalu berjaga.

"Saya menghimbau kepada masyarakat yang mungkin sekarang sedang terpapar covid-19 yang sedang berada di rumah dan rumahnya tidak memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri, agar datang ke tempat isolasi terpusat yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah. Selain tempatnya aman, juga dapat mencegah terjadinya klaster keluarga," himbau Wakapolri.

Baca Juga:

Baca Juga : Wali Kota Medan Fokuskan OTG Jalani Isoter di Ex-Hotel Soechi

Selain itu, Wakapolri juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 5M. Sebab dengan disiplin melaksanakan prokes 5M merupakan salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. "Disiplin menerapkan 5M salah satu cara kita memutus mata rantai covid-19, karena itu kita harus terus mengedukasi masyarakat," ujarnya.

Baca Juga:

[br] Dalam kesempatan itu, Wakapolri mengajak masyarakat untuk mensukseskan program vaksinasi massal yang telah digelar di berbagai tempat tujuanya agar tercipta herd immunity atau kekebalan komunal. "Mari sama-sama kita sukseskan program vaksinasi covid-19 untuk mencapai target kita menciptakan herd immunity," ajaknya.

Sementara itu Wali Kota Medan, Bobby Nasution ditempat yang sama menjelaskan bahwa di lokasi Isoter ex Hotel Soechi sendiri saat ini telah diisi sekitar 51 warga. Namun dalam beberapa hari lalu delapan warga dipulangkan karena sudah dalam keadaan sehat.

"Saat ini ada 51 warga disini, setelah sebelumnya delapan warga sudah kita perbolehkan pulang karena sudah sehat, namun ada tujuh warga yang kita rekomendasi agar dirawat di rumah sakit karena kondisinya menuju berat ditambah faktor usia yang sudah lansia"jelas Bobby Nasution. Bobby Nasution juga menambahkan bahwa tidak ada persyaratan tertentu bagi warga Medan yang ingin menjalani isolasi di tempat isoter ini, bahkan Pemko Medan juga menggratiskan seluruh biaya pelayanan.

Baca Juga : Warga Isolasi Mandiri Dipindahkan ke Isolasi Terpusat

"Tidak ada syarat-syaratnya namun yang paling diutamakan adalah yang OTG karena mereka yang berpotensi menyebarkan covid-19 tanpa disadari. Kemudian warga di zona merah juga harus berada di lokasi Isoter. Daerah yang zona orange selama sebulan juga mesti kemari untuk isolasi termasuk warga," pungkas Bobby Nasution.

[br] Sementara itu ketika ditanya terkait dengan evaluasi pelaksanaan PPKM level 4, Bobby Nasution mengatakan pihaknya terus melakukan evaluasi pelaksanaan PPKM level 4 di Kota Medan. Salah satunya dengan memfokuskan penyekatan di perbatasan kota Medan.

Sedangkan untuk di inti kota, Bobby Nasution mengatakan secara berangsur akan dikurangi. Pengurangan itu bukan lantaran efektivitas PPKM Level 4 di Kota Medan minim, melainkan mengikut aturan yang sudah sedikit dilonggarkan bagi masyarakat. Misalnya masyarakat sudah boleh makan di tempat atau dine in di restoran dengan batasan waktu sekitar 20 menit.

"Penyekatan tetap kita fokuskan di perbatasan, sedangkan inti kota secara berangsur kita longgarkan. Namun begitupun kita lakukan yustisi di lapangan. Bagi yang kedapatan melanggar PPKM kita rapid tes antigen, kalau hasilnya reaktif kita karantina di tempat Isoter, ini kita lakukan untuk menghukum virusnya bukan orangnya." tutup Bobby Nasution. (BS09)

Tags
beritaTerkait
KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan
Sejarah, Pemanasan Piala Dunia U-17 Digelar di Sumut, Bobby Nasution: Pembuktian Sumut Bisa Gelar Laga Internasional
Walikota Medan Ingatkan Dinas PKPCKTR Soal Perencanaan dan Perawatan Aset
Apel Perdana Pasca Libur Idulfitri, Rico Waas Minta Jajaran Pemko Medan Langsung Bekerja Layani Masyarakat
Mudik Gratis Bareng Pemko Medan, Walikota Lepas 1.969 Pemudik ke 12 Kota Tujuan
Walikota Medan Dukung BBMKG Sebar Informasi Cuaca Melalui Videotron Pemko Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker