Kesehatan

Update Data Kemenkes, Penderita Covid-19 di Provinsi Sumut Tinggal 635 Orang



Update Data Kemenkes, Penderita Covid-19 di Provinsi Sumut Tinggal 635 Orang
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI

Beritasumut.com - Kasus aktif atau penderita Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) masih terus mengalami penurunan. Bahkan saat ini, jumlah pasiennya kini tinggal 635 orang. Berdasarkan data yang dimiliki Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yang disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (18/10/2021), Sumut memang disebutkan masih memperoleh penambahan 35 kasus baru konfirmasi positif, sehingga akumulasinya menjadi 105.571 orang.

Selanjutnya untuk kasus sembuh, mengalami penambahan 49 orang menjadi 102.064 orang. Kemudian untuk kasus kematian, bertambah satu orang menjadi 2.872 orang. Oleh karena itu, berdasarkan data tersebut, maka kasus aktif Covid-19 Sumut kini menjadi 635 orang. Jumlahnya berkurang 15 poin bila dibandingkan hari sebelumnya yang masih sebanyak 650 orang.

Terpisah, terkait penurunan kasus Covid-19 yang terjadi, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah mengharapkan generasi muda dapat ikut terlibat dalam membangkitkan perekonomian masyarakat pasca pandemi Covid-19 nanti. "Saat ini kami (Pemprov Sumut) lagi fokus mendorong bagaimana UMKM bisa kembali bangkit (pasca pandemi). Untuk itu, saya harap adek-adek mahasiswa juga bisa berperan di sini," ungkapnya.

Baca Juga : Separuh Sasaran Vaksinasi COVID-19 Nasional Telah Mendapatkan Suntikan Dosis Pertama

Lebih lanjut Ijeck menjelaskan, bahwasanya generasi muda terutama mahasiswa memang memiliki peran yang sangat penting dalam membangun bangsa dan negara. Sebab, kata dia, keduanya adalah generasi penerus para pemimpin bangsa. Namun jelas dia, pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sekitar 1,5 tahun lamanya ini telah memberikan dampak ke segala sektor pemerintahan. Di antaranya adalah terganggunya anggaran negara karena harus dialokasikan untuk penanganan kesehatan.

"Namun begitu, kita tidak bisa hanya diam dan menunggu masa ini kembali normal. Karenanya kami mengapresiasi PMKRI karena telah berkontribusi untuk memberikan saran melalui seminar ini," jelasnya. Ijeck menambahkan, dalam mempersiapkan diri menghadapi situasi pasca pandemi, kita tidak boleh terlena dan berjalan tanpa melakukan kegiatan positif. Menurutnya, meskipun selama ini aktivitas perkuliahan tidak bisa dilakukan secara tatap muka, hal itu diharapkan tidak mengurangi kualitas dan SDM bangsa ke depannya. (BS09)


Tag: