Kesehatan

FMS Kota Medan Harapkan Sinergi Tanggulangi Tuberkulosis



FMS Kota Medan Harapkan Sinergi Tanggulangi Tuberkulosis
BERITASUMUT.COM/BS06

Beritasumut.com - Dalam upaya penanggulangan Tuberkolosis (TBC), pada Juli 2021 lalu Pemerintah Kota Medan telah membentuk Forum Multi Sektor (FMS) untuk mempercepat eliminasinya. Pemerintah pusat sendiri juga telah menjadikan pengendalian TBC sebagai program prioritas dalam rencana pembangunan nasional melalui Perpres No. 67 Tahun 2021 tentang penanggulangan tuberkulosis yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 2 Agustus 2021.

Ketua FMS Kota Medan, sekaligus Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Mardohar Tambunan menyebutkan, dalam upaya penanggulangan TBC memang diperlukan peran tanggung jawab pemerintah pusat dan daerah serta komunitas, mitra dan multi sektor lainnya dalam eliminasi tuberkulosis. Adapun latar belakang terbentuknya FMS, jelas dia, berangkat dari situasi penanggulangan TBC di Kota Medan, di mana dari estimasi 18.963 kasus TBC di Kota Medan di tahun 2021, hanya 20 persen yang sudah terlaporkan per awal Desember 2021.

"Untuk mengatasi rendahnya penemuan kasus ini, maka perlu sinergitas dari setiap pihak untuk saling berkolaborasi dalam upaya meningkatkan tamuan kasus TBC di Kota Medan. Eliminasi TBC tidak akan tercapai apabila hanya satu sektor saja yang bekerja," ungkapnya.

Baca Juga : Butuh Dukungan Semua Pihak Guna Percepat Eliminasi Penyakit TBC-RO

Mardohar menuturkan, FMS Kota Medan turut melibatkan unsur pentahelix, yaitu unsur pemerintahan, untuk korporasi/swasta, unsur masyarakat/komunitas, unsur akademisi, unsur asosiasi profesi, dan unsur media. Forum ini terbentuk atas kerja sama Dinas Kesehatan Kota Medan dengan Yayasan KNCV Indonesia melalui program Mandiri-TB yang didanai oleh USAID.


Tag: