Minggu, 19 April 2026

Bobby Nasution Ingin Kota Medan Jadi Market Bagi Pelaku UMKM

Jumat, 21 Mei 2021 19:30 WIB
Bobby Nasution Ingin Kota Medan Jadi Market Bagi Pelaku UMKM
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com - Pandemi covid-19 yang sampai saat ini masih melanda Kota Medan menghantam seluruh sektor kehidupan terutama sektor kesehatan dan ekonomi sehingga mengakibatkan pelaku UMKM terkena dampaknya. Oleh karena itu, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM, mengambil sejumlah kebijakan untuk membantu membangkitkan para pelaku UMKM di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya dengan membuka Kesawan City Walk (KCW).

"KCW tersebut kita buka untuk menjadikan Kota Medan sebagai "Market" bagi para pelaku UMKM. Karena yang menjadi persoalan saat ini ialah bagaimana pelaku UMKM kita yang kesulitan memasarkan produknya. Jadi itu yang kita bantu agar mereka dapat bertahan dan berkembang," kata Wali Kota Medan ketika menjadi narasumber talkshow di salah satu Stasiun Radio, Jumat (21/05/2021).

Didampingi Kepala Dinas Kominfo Kota Medan, Zain Noval SSTP MAP, Wali Kota Medan menjelaskan KCW tersebut juga dimaksudkan agar memudahkan mengontrol pelaku UMKM yang berjualan. "Kenapa kita buat di Kesawan, supaya kita bisa mengontrol pelaku UMKM yang berjualan tetap patuh protokol kesehatan. Semua padagang kita vaksinasi Covid-19, selain itu jarak antar pedagang juga diatur agar tidak terjadi kerumunan di setiap stand penjualan. Serta kita juga menempatkan sejumlah petugas untuk terus mengingatkan protokol kesehatan," jelas Wali Kota Medan.

Baca Juga:

Baca Juga : Kesadaran Pelaku UMKM Lindungi Kekayaan Intelektual Masih Rendah

Dalam talkshow yang mengangkat tema "Apa dan Bagaimana Kota Medan Kedepannya" ini, Wali Kota Medan juga mengungkapkan lima program prioritas yang harus dicapai. Yang pertama ialah penanganan covid-19, selanjutnya kedua ialah mengatasi permasalahan infrastruktur khususnya jalan berlubang, setelah itu ketiga masalah banjir dan ke empat masalah kebersihan Kota Medan serta yang terakhir ialah heritage. "Lima program ini baru bisa berjalan dengan baik apabila PAD kita terus meningkat melalui berbagai program dan digitalisasi yang kita terapkan," ungkap Wali Kota Medan.

Baca Juga:

[br] Selain itu untuk dapat mewujudkan kelima program prioritas tersebut, Wali Kota Medan telah menekankan kepada seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemko Medan agar memiliki 4 faktor yang harus selalu diingat yaitu loyal terhadap masyarakat, loyal terhadap keluarga, loyal terhadap pimpinan dan pintar.

"Pertama jajaran Pemko Medan harus loyal kepada masyarakat Kota Medan. Kemudian yang kedua, seluruh jajaran Pemko Medan juga harus loyal kepada keluarga, bukan berarti dengan jabatan yang dimiliki keluarga yang harus didahulukan maupun disenangkan tetapi saat menjalankan amanah dan tanggung jawab jajaran Pemko Medan harus memikirkan bagaimana nasib dan kelangsungan keluarga apabila melakukan hal yang tidak dibenarkan hukum seperti melakukan korupsi," paparnya.

Selanjutnya yang ketiga, sambung Bobby, jajaran Pemko Medan juga harus loyal kepada pimpinan. Hal ini sangat penting agar konsep visi dan misi pembangunan kota dapat berjalan dengan baik. "Meskipun begitu, saat pemimpinnya meminta yang aneh-aneh dan tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan, maka harus kembali ke loyal pertama. Kedua, jangan sampai keluarga yang menjadi korban. Terakhir, seluruh jajaran Pemko Medan juga harus pintar," tandas Wali Kota Medan. (Rel)

Tags
beritaTerkait
Pertamina Sumbagut Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Hadirkan Foodcourt UMKM di Aceh Besar
KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan
Dukung Promosi Produk UMKM, Pertamina Sumbagut Gelar Pasar Berkah Ramadan
UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Sumbagut Dibekali Pelatihan Fotografi Produk
Kadin Sumut Gelar Workshop UMKM Batch 4
Sejarah, Pemanasan Piala Dunia U-17 Digelar di Sumut, Bobby Nasution: Pembuktian Sumut Bisa Gelar Laga Internasional
komentar
beritaTerbaru
hit tracker