Sabtu, 30 Mei 2026

BPJPH Kemenag Dorong Produk Halal Indonesia Tembus Pasar Global

Kamis, 18 Maret 2021 22:30 WIB
BPJPH Kemenag Dorong Produk Halal Indonesia Tembus Pasar Global
BERITASUMUT.COM/IST
Plt Kepala BPJPH Mastuki
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com - Pengembangan industri halal menjadi isu penting dalam implementasi pengembangan ekonomi syariah Indonesia yang ditargetkan menjadi global hub ekonomi dan keuangan syariah dunia pada tahun 2024.

Plt Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Mastuki menyampaikan usaha mendorong industri halal perlu kerjasama berbagai pihak, mulai dari pemerintah, organisasi kemasyarakatan, BUMN, instansi swasta, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat luas.

Baca Juga : Kemenperin Dukung Pelaku Industri Sektor Pangan Dapatkan Sertifikat Berstandar Internasional

Baca Juga:

“Sekup kerjasama BPJPH sekarang lebih luas lagi dan inklusif, tidak eksklusif. Terbuka bagi siapa saja. Karena BPJPH tidak bisa berdiri sendiri dalam menyelenggarakan jaminan produk halal,” jelas Mastuki dilansir dari Kemenag.go.id, Kamis (18/03/2021).

Menurut Mastuki, pihaknya telah merumuskan enam langkah untuk mendorong misi halal Indonesia untuk masyarakat dunia. Pertama, BPJPH aktif menjalin kerjasama G to G dengan negara lain. Kedua, BPJPH juga menjalin kerjasama dengan lembaga halal luar negeri. Ketiga, BPJPH terlibat aktif dalam TBT-WTO (Technical Barriers to Trade - World Trade Organization).

Baca Juga:

[br] Keempat, memperkuat posisi Indonesia dalam IMT-GT (Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle), utamanya dalam pengembangan industri halal. Kelima, sertifikasi produk halal dari luar negeri yang juga sudah berjalan, misalnya dari Hongkong, India, dan sejumlah negara lainnya. Keenam, turut serta aktif dalam event halal dunia. “Kemarin BPJPH meeting dengan Rusian Halal Centre yang berminat melakukan kerjasama dan masih puluhan negara yang saat ini mengajukan kerjasama,” sebutnya.

Direktur Industri Produk Halal KNEKS, Afdhal Aliasar dalam forum yang sama mengatakan usaha pengembangan industri halal di Indonesia bisa dimulai dari mendorong pelaku usaha mikro dan kecil yang jumlahnya mencapai 64,2 juta untuk bersertifikasi halal.

“Pemerintah ingin sertifikasi halal UKM digratiskan, tentu dengan berbagai skema yang melibatkan pemerintah, BUMN, swasta atau lembaga donor Islam seperti lembaga wakaf untuk bisa ikut bekerjasama dalam mendorong dan membantu UKM dalam sertifikat halal,” tandas Afdhal. (BS09)

Tags
beritaTerkait
Hadiri Semesta Fest 2025, Walikota Medan Apresiasi dan Berharap Membawa Manfaat untuk Ekonomi Syariah
Bertemu Pengusaha Besar Tiongkok, Wapres Dorong Kerja Sama TCTP Rambah Sektor Halal
Pelaku UMKM di Pematang Siantar Ikuti Sosialisasi Industri Produk Halal
Pemprov Sumut Apresiasi Program Pengembangan Ekonomi Syariah
Milad ke-23 MES, Ijeck Harap MES Sumut Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat
Masjid Mandiri Jadi Tempat Pembelajaran Ekonomi Syariah
komentar
beritaTerbaru
hit tracker