PSMS vs Persija: Eko Andalkan Rotasi, Ayam Kinantan Bidik Hasil Maksimal
beritasumut.com PSMS Medan tidak ingin sekadar menjadi pelengkap pada pertandingan pembuka I.League Cup 2026/2027. Menghadapi Persija Jakar
Olahraga
Beritasumut.com-Ketua Fraksi Partai NasDem Viktor Bungtilu Laiskodat terang-terangan menolak wacana pembiayaan partai politik dari APBN sebesar Rp 1 triliun. Menurut politisi asal NTT ini, persoalan di tubuh partai politik bukanlah tentang pembiayaan partai, tetapi karakter dan perilaku korup yang harus dilawan dahulu. Oleh karena itu dia mendesak wacana tersebut untuk ditunda meski banyak yang meyakini bahwa uang yang digelontorkan itu bisa meredam arus korupsi di dalam partai politik.
“Kami menginginkan ditunda dulu. Menurut saya itu sia-sia. Disuntik berapa pun jumlahnya akan tetap saja. Karena itu perilaku. Perilaku yang hedonis akhirnya memaksakan mereka untuk melakukan itu (korupsi),” ungkap Viktor dalam siaran persnya, Selasa (26/07/2016).
Viktor menjelaskan, untuk mengubah cara berpikir dan perilaku setiap aktor politik tidak korupsi bukan dengan cara menganggarkan uang sebesar itu. Alih-alih mengalokasikan anggaran, yang terpenting adalah bagaimana partai politik mampu membangun karakter dan integritas dari anggotanya.
Viktor menyebutkan, hingga saat ini belum ada kajian resmi bahwa anggaran Rp 1 triliun bagi partai akan mampu membuat bersih internal partai politik. Kemampuan partai dalam mengelola keuangannya harus diukur dengang tingkat akuntabilitas yang baik.Selain itu, dana yang digelontorkan dari APBN bisa menjadi bumerang bagi partai politik itu sendiri."Karena bisa jadi korupsi berjamaah akibat pengelolaan keuangan yang buruk. Bisa bubar semua parpol ini karena korupsi,” tuturnya.
Baca Juga:
Adapun untuk biaya operasioanal partai, Viktor menekankan pentingnya partisipasi dari seluruh anggota untuk gotong royong memenuhi kemandirian keuangan partai. Apalagi setiap partai politik memiliki cita-cita dan menjadikannya sebagai ideologi untuk diperjuangkan. Nilai ini yang menurutnya lebih penting ketimbang terus mengurusi keuangan partai yang tidak akan kunjung selesai.
“Nomor satu yang paling diutamakan adalah keterpanggilan setiap warga atau politisi untuk berperan aktif. Dan mereka ada di sana bukan hanya hadir pikiran, tenaganya, tapi juga donasinya agar partai ini sehat,” pungkasnya.(BS02)
Baca Juga:
beritasumut.com PSMS Medan tidak ingin sekadar menjadi pelengkap pada pertandingan pembuka I.League Cup 2026/2027. Menghadapi Persija Jakar
Olahraga
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda Medan kelahiran tahun 2014/2015 meraih juara II Piala di Lapangan Sentis Kecamatan Perc
Olahraga
Anindya Bakrie menyebut investasi PMDN hampir Rp2.000 triliun memperkuat peran pengusaha nasional dan ketahanan ekonomi Indonesia.
Ekonomi
beritasumut.com Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, bersyukur atas hasil positif yang diraih anak asuhnya, terlebih kemenangan tersebut dip
Olahraga
beritasumut.com PSMS Medan berhasil mencuri tiga poin penting di kandang PSGC Ciamis, setelah menaklukkan tuan rumah dengan skor 21 dalam
Olahraga
beritasumut.com Setiap awal bulan, ruang kerja Riska Januta Siregar di Perguruan Islam AnNizam tak pernah sepi dari tumpukan berkas keuang
Ekonomi
Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan kembali menunjukkan eksistensinya, dalam memberantas peredaran narkoba.
Peristiwa
Kemnaker, APINDO, serikat pekerja, dan ILO menandatangani Deklarasi Pekerjaan Layak 2026&ndash2030 untuk memperkuat lapangan kerja inklusif.
Ekonomi
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda Medan borong juara II dan juara III masingmasing kategori usia 13 tahun (kelahiran tah
Olahraga
beritasumut.com PSMS Medan menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/20
Olahraga