Menaker: Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa tata kelola yang kuat menjadi fondasi peningkatan kualitas layanan ketenagakerjaan. Kar
Ekonomi
Beritasumut.com-Pengamat Kebijakan Anggaran Elfenda Ananda mengungkapkan 'tradisi' pekerjaan proyek Pemprov Sumut di penghujung tahun akan terulang kembali seperti tahun-tahun sebelumnya. Artinya masyarakat kembali terlambat menikmati hasil pembangunan. Pertumbuhan ekonomi di Sumut juga akan berjalan lambat.
Untuk itu Elfenda berharap Gubernur Sumut Erry Nuradi maupun Sekda Provsu Hasban Ritonga mengambil langkah cepat untuk memastikan kalau proses-proses kegiatan di Pemprov Sumut memiliki skedul yang tepat dalam artian jelas dan terencana. Termasuk juga dengan kendala-kendala yang terjadi harus bisa segera dikoreksi dan dicari jalan keluarnya. Dalam hal ini kepala daerah harus bisa menutupi persoalan teknis seperti halnya kekosongan pejabat defentif dan juga efek psikologis sejumlah pejabat yang diperiksa oleh KPK.
"Jika SKPD sudah punya time schedule itu harus dipastikan sudah berjalan baik dan disinerjikan dengan pemerintah pusat. Pemerintah pusat tentu sangat berharap serapan anggaran bisa lebih cepat. Jangan kemudian daerah tertinggal. Kalau Pemda tidak mampu mengikuti irama dipusat maka ini akan berdampak tidak tercapainya target-target pembangunan baik ditingkat pusat maupun didaerah. Maka peran kepada daerah sangat besar dalam kondisi ini," paparnya.
Tidak hanya perencanaan yang tidak maksimal, lambannya serapan anggaran juga dapat terjadi akibat adanya tarik menarik kepentingan yang cukup kuat terhadap sejumlah proyek. Karena sudah menjadi rahasia umum kalau proyek menjadi lahan empuk bagi oknum tertentu untuk meraup keuntungan. Dikatakan Elfenda sejatinya memasuki semester kedua ini setidaknya serapan anggaran belanja Pemprov Sumut sudah mencapai 40 persen. Sehingga kebiasaan pengerjaan proyek di penghujung tahun dapat dihindari.
Baca Juga:
"Kalau seperti sekarang baru 10 persen itu contoh pembangunan yang buruk. Bukan aspek sosial saja yang dirasakan masyarakat tetapi juga aspek ekonomi. Semakin cepat dikerjakan semakin cepat dinikmati masyarakat. Jangan pula mereka sibuk tarik menarik proyek yang ujung-ujungnya masyarakat yang dirugikan," pungkasnya. (BS03)
Baca Juga:
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa tata kelola yang kuat menjadi fondasi peningkatan kualitas layanan ketenagakerjaan. Kar
Ekonomi
Aliansi Mahasiswa Peduli Masyarakat Sumatera Utara (AMPMSU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolrestabes Medan, Selasa (2/6/2026). Dalam
Peristiwa
Masyarakat yang gerah dengan maraknya peredaran narkoba di Jalan Jermal 7 Ujung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang dan bandar
Peristiwa
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan melaksanakan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch 2 di berbagai daerah melalui Balai Besar
Politik & Pemerintahan
Warga Kota Medan kembali gempar. Diskotik sekaligus KTV Krypton yang berlokasi strategis di Jalan Gajah Mada Nomor 53, Kelurahan Babura, Kec
Hiburan
beritasumut.com Insiden pemadaman listrik massal (blackout) yang sempat melumpuhkan aktivitas ekonomi di sejumlah wilayah Sumatera Utara, k
Ekonomi
beritasumut.com Direktur Akademi PSMS Medan, Legimin Raharjo pemain Bekasi City FC, Iksan Chan dan mantan Pelatih PSPS dan PON Sumatera Ut
Olahraga
beritasumut.comPuluhan mesin judi tembak ikan yang dikendalikan dan dikelola oleh berinisial DS eksis beroperasi penuh 24 jam tanpa jeda di
Peristiwa
beritasumut.com Sidang gugatan eks karyawan terhadap PT Tor Ganda kembali bergulir di Pengadilan Negeri Medan, Senin (11/5/2026). Dalam per
Peristiwa
beritasumut.comDalam rangka menyambut Hari Raya Waisak, umat Buddha bersama organisasi kemasyarakatan melaksanakan kegiatan penaburan eco e
Cerita Sumut