Sabtu, 10 Oktober 2026

Harkitnas 2016: “Bukan Lagi Merdeka Atau Mati, Tapi Bagaimana Memenangkan Kompetisi”

Jumat, 20 Mei 2016 11:03 WIB
Harkitnas 2016: “Bukan Lagi Merdeka Atau Mati, Tapi Bagaimana Memenangkan Kompetisi”
beritasumut.com/ist
Pramono Anung.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Hakekat Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2016 pada Jumat (20/05/2016) ini, memberi beragam makna bagi sejumlah Menteri Kabinet Kerja dengan cara yang berbeda. Ada yang mengingatkan, bahwa kebangkitan bangsa Indonesia saat ini bukan lagi persoalan merdeka atau mati, ada juga yang mengingatkan pentingnya pembangunan pemuda yang berkualitas sehingga mereka mampu berkarya untuk memajukan bangsa.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan, kebangkitan bagi bangsa Indonesia saat ini bukan lagi persoalan merdeka atau mati, tetapi  adalah hal bagaimana dalam era kompetisi ini bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa yang memenangkan pertarungan global.

Seskab mengingatkan, persoalan kita yang paling utama ini adalah bagaimana melakukan perang terhadap kebodohan, intoleransi, kesejahteraan, dan membuat bangsa ini adalah bangsa yang memenangkan pertarungan pada tingkat global. “Itulah yang harus dimaknai dari kebangkitan pada saat ini,” tuturnya.

Menurut Seskab, masa depan bangsa ditentukan oleh pemuda kita, dan merekalah yang akan menjadi pemimpin. Merekalah yang akan mendapatkan estafet kepemimpinan di kemudian hari. “Untuk itu, kalau bangsa  ini akan memenangkan pertarungan , yang lebih penting lagi adalah mempersiapkan para pemudanya untuk mereka menjadi petarung pada dunia global  di era kompetisi, sehingga mereka bisa menjadi bangsa yang memenangkan pertarungan di tingkat global,” kata Pramono, seperti dilansir setkab.go.id.

Sementara Menteri Pendidikan dan Kabudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan, Kebangkitan Nasional terjadi karena adanya orang-orang yang terdidik. “Pendidikan mengantarkan seseorang pada wawasan baru, perilaku baru, dan Indonesia perlu diingatkan bahwa pendidikan adalah kunci dari perubahan,” tuturnya.

Adapun Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanid Dakhiri mengemukakan, Kebangkitan Nasional adalah momentum ngepoin bangsa, ngepoin Indonesia. “Kepo terhadap negara itu aji, gak keren kalau kita nggak kepo terhadap masa lalu untuk tahu sejarah. Kita juga harus kepo terhadap masa depan kita  agar kita tahu arah mau dibawa kemana kapal bangsa ini mau dibawa ke masa depan,” pesan Menaker.(BS01)

Tags
beritaTerkait
Peringatan Harkitnas ke-116 Kota Pematangsiantar, Kapolres Inspektur Upacara
Harkitnas 2024, Pj Gubernur Sumut Terus Dorong ASN Beri Pelayanan Terbaik
Walikota Medan Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional
Plt Bupati Langkat Pimpin Upacara HARKITNAS Ke-115 Tahun
Harkitnas Ke-115, Momentum Kebangkitan Pascapandemi COVID-19
Mabes TNI Peringati Hari Kebangkitan Nasional 2023 “Semangat Untuk Bangkit!”
komentar
beritaTerbaru
hit tracker