Jumat, 23 Oktober 2026

Pengamat Anggaran Nilai Sanksi DAU ke Daerah Sudah Tepat

Jumat, 22 April 2016 19:51 WIB
Pengamat Anggaran Nilai Sanksi DAU ke Daerah Sudah Tepat
Beritasumut/Ist
Kementerian Keuangan
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sanksi atas keterlambatan 144 daerah, termasuk Kota Medan dalam menyampaikan laporan belanja operasi dan belanja modal bulanan, posisi kas bulanan, dan ringkasan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bulan Januari 2016 membuat Penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) dinilai pengamat anggaran sudah tepat.

Elfanda Ananda mengatakan, memang sanksi seperti tersebut harus diberikan secara tegas dan konsisten agar aturan punya wibawa.Sebab menurutnya, ini adalah soal disiplin dan keteraturan yang harus ditaati."Itu sudah tepat.Daerah harus punya kemauan untuk disiplin dan harus punya agenda yg teratur dalam prosea tahapan penganggaran. Konsekuensi dari keterlambatan akan memengaruhi tunjangan bagi PNS," ujar pengamat anggaran di Medan ini.

Bagi daerah yang mengandalkan DAU, kata Elfanda, tentu saja sangat menggangu daerah. Kejadian ini seharusnya jadi pembelajaran bagi TAPD dan Banggar agar proses penganggaran sesuai dengan waktu tahapan penganggaran."Tarik menarik kepentingan dalam penganggaran adalah hal yang wajar dengan catatan tidak menggangu kepentingan rakyat," jelasnya.

Sementara itu, Walikota Medan HT Dzulmi Eldin mengakui jika semua laporan keuangan sudah diselesaikan. Sehingga saat ini semua penyaluran keuangan sudah lancar termasuk DAU."Tidak ada yang ditunda. Semua sudah selesai, sudah normal," ucapnya usai coffee morning dengan wartawan di Hotel Emerald Medan, Jumat (22/04/2016).

Ia juga meyakini bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemko Medan maupun Laporan Keuangan Pertanggungjawaban (LKPj) juga sudah diserahkan.(BS02)

Tags
beritaTerkait
Kelola Keuangan Daerah, Pemko Medan Pastikan Setiap Rupiah Digunakan untuk Kepentingan Rakyat
Pj Gubernur Sumut Minta Perangkat Daerah Kooperatif dan Proaktif
Presiden Prabowo Tekankan Penyusunan Anggaran Harus Berorientasi pada Efisiensi dan Penghematan
Mendes Alokasikan Rp 16 Triliun dari Dana Desa untuk Swasembada Pangan
Pj Bupati Langkat Tegaskan untuk Mengurangi Dana Bimtek Pada APBDes 2025
Pj Gubernur Sumut Terima Penghargaan Realisasi Pendapatan Daerah Tertinggi dari Mendagri
komentar
beritaTerbaru
hit tracker