Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Membangun infrastruktur adalah tentang mensejahterakan rakyat, bukan mensejahterakan individu atau perorangan.Untuk itulah, Asosiasi Jasa Konstruksi dan Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) di Indonesia serta seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlibat dalam proses pembangunan infrastruktur bangsa harus memiliki mental kebangsaan yang kuat serta jiwa patriotisme yang tinggi.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Yusid Toyib, saat bersilaturahmi dengan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kementerian Pertahanan RI, Mayjen TNI Hartind Asrin di Jakarta, akhir pekan kemarin.
"Untuk itu, perlu ditanamkan jiwa nasionalisme yang lebih baik serta rasa cinta bela negara dalam diri seluruh komponen SDM sektor konstruksi di Indonesia," kata Yusid dilansir beritasumut.com dari situs resmi pu.go.id.
Menurutnya, sebuah bangunan yang berkualitas akan membawa dampak yang baik untuk pertumbuhan ekonomi bangsa dan menjadi sebuah kontribusi yang tidak ternilai.
Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR selaku pembina nasional para BUJK, asosiasi serta tenaga kerja konstruksi di Indonesia mendorong Kementerian Pertahanan RI untuk dapat membantu Ditjen Bina Konstruksi dalam menanamkan nilai-nilai pancasila kepada para insan konstruksi di Indonesia.(BS02-rel)
Tags
beritaTerkait
komentar