Senin, 11 Mei 2026

Merasa Didiskriminasi, FKGS Percayakan Nasib Guru ke Ramadhan Pohan

Senin, 30 November 2015 22:56 WIB
Merasa Didiskriminasi, FKGS Percayakan Nasib Guru ke Ramadhan Pohan
Istimewa
Ramadhan Pohan foto bersama FKGS.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Pengurus Forum Komunikasi Guru Sumatera Utara (FKGS) mendatangi posko pasangan Calon Wali Kota Medan Ramadhan Pohan, Senin (30/11/2015).

Maksud kedatangan para guru tersebut untuk memberikan dukungan dan berdialog dengan Ramadhan Pohan. Menurut mereka, Ramadhan Pohan bisa memberikan perubahan untuk dunia pendidikan di Medan.

Ketua FKGS Marudut Siringoringo, mengatakan selama ini guru di Medan didiskriminasi dengan kebijakan pemerintah yang memberatkan profesi guru.

Dia juga mengatakan, selama ini pemerintah tidak membuat fit and proper test untuk memilih siapa pejabat berkualitas yang tepat untuk mengisi jabatan di Pemko Medan.

"Harus ada fit and proper test bagi Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah. Selama ini tidak ada tes kelayakan. Semua yang memilih pemimpin," ungkap Marudut didampingi Sekretaris FKGS Abdi Muskarya.

Dia juga meminta agar nanti Pemko Medan saat penerimaan murid baru harus berdasarkan Nilai Ebtanas Murni (NEM).

"Penerimaan murid baru harus berdasarkan NEM. Jangan lagi pakai ujian seleksi masuk sekolah Negeri. Kalau masih menggunakan ujian seleksi, disitulah peluang ada korupsi. Itu bisa jadi modus," ujarnya.

Marudut juga berharap pemerintah jangan lagi mendiskriminasi profesi guru di Medan. Menurutnya, guru juga butuh perhatian dari pemerintah.

"Pemerintah harus meningkatkan kesejateraan guru negeri dan swasta. Jangan lagi ada diskriminasi. Tunjangan gaji untuk guru negeri harus sama dengan pegawai negeri lainnya," ujar Marudut.

Sementara, Abdi Muskarya mengatakan atas banyaknya permasalahan pendidikan di Medan, FKGS berharap Ramadhan bisa membawa perubahan pendidikan di Medan.

"Kami ke sini datang untuk memberi dukungan agar Pak Ramadhan bisa membuat perubahan pendidikan di Medan. Kami percayakan nasib guru ke Pak Ramadhan," pungkas Abdi.

Di tempat yang sama, Calon Wali Kota Medan Ramadhan Pohan mengatakan akan membuat lelang jabatan untuk mengisi jabatan kepala dinas dan jabatan lainnya di Medan.

"Kita akan buat lelang jabatan, tanpa mahar satu rupiah pun. Di lelang jabatan, akan ada fit and proper test yang menentukan kualitas orang yang akan menduduki posisi di Pemko Medan. Kalau pejabatnya jujur dan bersih, saya yakin tidak ada lagi pelanggaran," tegasnya.

Dia juga mengatakan akan memperjuangkan nasib guru di Medan. Sehingga guru bisa mendidik siswa dengan nyaman tanpa harus ada beban berat.

"Kita harus menghormati guru. Jangan sampai guru didiskriminasi. Tingkat kesejahteraan guru juga harus ditingkatkan agar mereka nyaman dalam memberikan pendidikan ke siswa," pungkas Ramadhan. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Medan Butuh Pemimpin Peduli Remaja Masjid
Raja Tabagsel Upah-upah Ramadhan Pohan
Pedagang Sutomo Ajak Ramadhan Diskusi Dini Hari
Usai Banjir, Ramadhan Pohan Turunkan Tim Fogging
Pulang ke Pasbel, Ramadhan Pohan Dikalungi Bunga
Orang Minang Ajak Ramadhan Pohan Bersihkan Kuburan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker