Selasa, 06 Oktober 2026

WNA di Medan Tak Terdeteksi

Kamis, 09 April 2015 12:55 WIB
WNA di Medan Tak Terdeteksi
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan tidak mampu melakukan pendataan terhadap jumlah warga negara asing (WNA) di Kota.

Bahkan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan itu kesulitan melakukan koordinasi dengan Imigrasi.

"Sampai saat ini kami belum memiliki data valid mengenai jumlah penduduk asing di Kota Medan," ujar Kepala Disdukcapil Medan OK Zulfi saat rapat laporan keterangan kerja pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2014 di Ruang Badan Anggaran Lantai 2 Gedung DPRD Medan, Jalan Maulana Lubis, Medan, Selasa (7/4/2015) sore.

Diakuinya sulit untuk berkoordinasi dengan Imigrasi untuk meminta data mengenai jumlah kedatangan serta kepergian WNA.

Ke depan, OK berjanji akan lebih intens melakukan koordinasi dengan pihak Imigrasi serta Dinas Sosial dan Tenaga Kerja.

Selain lemah melakukan pendataan penduduk WNA, Disdukcapil juga kesulitan menyebutkan pertambahan jumlah penduduk dari Tahun 2013 ke 2014.

"Secara yuridis,  jumlah penduduk dari 2013 ke 2014 berkurang sebesar 2,1 persen," katanya tanpa bisa merinci jumlah penduduk Medan.

Karena kesulitan menjelaskan pertumbuhan jumlah penduduk secara terperinci, sejumlah staf Disdukcapil yang ikut dalam rapat LKPj itu terlihat sibuk memegang handphone untuk mencari tahu pertumbuhan jumlah penduduk dari 2013 ke 2014.

Tidak lama berselang dan setelah mendapatkan informasi dari stafnya, OK menyatakan jumlah penduduk Kota Medan Tahun 2013 berjumlah 2,9 juta jiwa dan 2014 berjumlaj 2,4 juta jiwa.

"Jadi dari total secara keseluruhan jumlah penduduk miskin 340.000 jiwa,"tukasnya.

Ketua Pansus LKPj Bahrumsyah mengatakan jumlah penduduk Medan yang digunakan selalu berbeda untuk pemberian bantuan seperti beras miskin (Raskin), Medan Sehat, JPKMS, dan lain sebagainya.

Disdukcapil diharapkan Bahrum dapat meningkatkan kinerjanya agar dapat memiliki data valid mengenai jumlah penduduk di Medan.

"Besarnya anggaran yang dialokasikan untuk Disdukcapil harusnya dapat menghasilkan sesuatu khususnya mengenai validitas data jumlah penduduk," terangnya.

Anggota Pansus Sahat Marulitua Tarigan menambahkan sebentar lagi Kota Medan akan menghadapi pagelaran pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Tentu, untuk menghindari potensi kecurangan Disdukcapil harus mampu merampungkan data jumlah penduduk.

"Jangan sampai kejadian pemilu kemarin terulang kembali, khususnya mengenai data jumlah penduduk," terangnya. (BS-001)

Tags
WNA
beritaTerkait
Polrestabes Medan Sukses Lakukan Problem Solving kepada Warga Negara Asing
Walikota Medan Ajak PWNA Bersama-sama Gerakkan Kembali Perekonomian Melalui UMKM
Cegah Penyebaran Varian Baru, Bobby Nasution Gercep Tracing Kerabat Pasien Omicron
Terkait WNA Positif Covid-19, Dinkes Tunggu Hasil Pemeriksaan GWS
Masuk ke Bandara Kualanamu, WN Irlandia Utara Positif Covid-19, Dinkes Sebut Belum Terkonfirmasi Omicron
Polwan Ditikam Tahanan WNA Kasus Narkoba di RTP Polrestabes Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker