Kamis, 22 Oktober 2026

Masyarakat 8 Desa di Panyabungan Timur Butuh Pembangunan Jalan

Senin, 16 Februari 2015 18:33 WIB
Masyarakat 8 Desa di Panyabungan Timur Butuh Pembangunan Jalan
Anggota DPRD Madina Parlindungan Lubis foto bersama dengan masyarakat perwakilan delapan desa di Panyabungan Timur, Jumat (13/2/2015) lalu. (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com – Dari hasil Reses Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Parlindungan Lubis, Jumat (13/2/2015) lalu, masyarakat delapan desa di Kecamatan Panyabungan Timur, membutuhkan pembangunan infrastruktur jalan.

"Setelah kita rangkum hal utama yang dikeluhkan  warga di Kecamatan Panyabungan Timur adalah infrastruktur jalan yang saat ini kurang memadai. Ke-8 Desa itu Desa Pagur, Tanjung Jae, Tanjung Julu, Pardomuan, Hutabangun, Sirangkap, Hutatinggi dan banjar Lancat," sebut Parlindungan Lubis Anggota DPRD Madina Daerah Pemilihan I Fraksi Golkar, kepada wartawan di Panyabungan, Senin (16/2/2015).

Keluhan warga dinilai berdasar. Warga meminta pembangunan jalan agar warga bisa mudah membawa hasil kebun. Hampir 80 persen masyarakat di Panyabungan Timur adalah berkebun, jelas Parlindungan.

"Yang paling utama mereka minta adalah pembukaan jalan Simpang Pagur-Banjar Lancat yang panjangnya hampir 16 kilometer. Untuk jalan ini memang sebagian sudah dibuka, hampir tiap tahun anggaran untuk jalan ini akan ada sampai jalan ini tembus," papar Parlindungan yang biasa dipanggil Erik Kantona.

Pembukaan jalan Banjar Lancat-Panjaringan yang panjangnya hampir 5 kilometer ini juga akan diperjuangkan nanti, agar bisa mensejahterakan warga Panyabungan Timur.

"Memang keluhan warga 8 desa ini adalah hal yang wajar. Kenapa saya sampaikan seperti itu karena kalau jalan di suatu daerah itu lancar, alat transportasi juga akan udah datang ke sini, sehingga mudah mengangkut hasil kebun masyarakat. Kalau hasil kebun mudah diangkut, pasti harganya juga akan lebih memadai untuk masyarakat," ucap Parlindungan.

Selain mengeluhkan pembukaan jalan, masyarakat juga mengeluhkan pebangunan polindes di desa masing-masing. Yang sudah ada polindesnya mereka meminta supaya direhab.

"Untuk menjawab yang itu, saya rasa Tahun 2015 ini sebagian akan dibangun. Yang belum dibangun akan kita perjuangkan di Tahun Anggaran 2016," paparnya.

"Yang paling kita utamakan adalah pembukaan jalan ini, karena kalau jalannya sudah akan mudah akses ke daerah itu," tandas Parlindungan. (BS-026)

Tags
beritaTerkait
Babi Rusak Tanaman Warga di Panyabungan Timur
Masyarakat Huta Tinggi Panyabungan Timur Belum ‘Merdeka’
Warga Batu Sondat Batahan Rindukan Pembangunan Jalan dan Drainase
komentar
beritaTerbaru
hit tracker