Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com – Kawanan babi kerap merusak tanaman warga di Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut). Warga berharap pemerintah bisa membantu masyarakat membasmi babi tersebut.
Petani di Panyabungan Timur merasa kesulitan membasmi babi yang semakin hari kian bertambah populasinya. Bahkan akibat hewan liar tersebut, separuh area tanaman rusak dan tidak bisa diselamatkan, ujar Faisal Nasution warga Panyabungan Timur di Panyabungan, Ahad (1/2/2015).
Berbagai upaya telah dilakukan petani untuk menghalau babi tersebut, namun hingga kini tidak membuahkan hasil. Lahan pertanian menjadi langganan serangan babi, dan biasanya kawanan babi hutan datang secara berkelompok, yang kemudian memakan dan merusak tanaman.
"Saya berharap pemerintah dapat membantu petani dalam menanggulangi hama tersebut, bila dibiarkan dapat dipastikan kerugian petani akan bertambah," katanya.
Babi menjadi salah satu hewan yang ditakutkan petani, pasalnya hewan ini kerap merusak tanaman di lahan pertanian dan perkebunan.
Lahan pertanian yang dekat dengan areal hutan menjadi sasaran utama kawanan babi. Terutama tanaman hortikultura dan padi.
Upaya yang dilakukan petani mengatasi babi itu, salah satunya dengan menggunakan perangkap dan racun. Akan tetapi, upaya yang dilakukan itu tidak membuahkan hasil maksimal, bahkan hingga kini populasinya semakin meningkat.
(BS-026)
Tags
beritaTerkait
komentar