Jumat, 05 Juni 2026

Hari Pertama Kerja, Wali Kota Medan Marah-marah di RSUD Pirngadi

Jumat, 02 Januari 2015 17:28 WIB
Hari Pertama Kerja, Wali Kota Medan Marah-marah di RSUD Pirngadi
Wali Kota Medan Dzulmi Eldin sidak ke RSUD Pirngadi. (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com – Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mengawali hari pertama kerja di Tahun 2015 dengan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke RSUD Pirngadi, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan, Jumat (2/1/2015).

Sidak dilakukan untuk melihat sejauh mana pelayanan yang diberikan seluruh jajaran ketiga instansi tersebut kepada masyarakat pasca libur umum Tahun Baru 2015.

Mantan Sekda Kota Medan ini sempat marah saat tiba di RSUD Pirngadi. Pemicunya akibat genangan air yang dibiarkan tergenang  persis di dekat pintu masuk rumah sakit. Kondisi itu jelas sangat menggangu kenyamanan pasien maupun keluarga pasien yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan pada saat melintasinya.

Sontak Wali Kota yang datang didampingi Asisten Umum Ikhwan Habibi Daulay, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lahum, Kepala  Inspektorat Kota Medan Farid Wajedi serta Kabag Humas Budi Hariono langsung menegur Wakil Direktur Keuangan dan Adminstrasi RSUD Pirngadi SI Dongoran.

"Mengapa genangan air itu dibiarkan tergenang saja. Pasien maupun keluarga pasien yang datang berobat kemari jelas sangat terganggu. Saya minta genangan air itu dikeringkan sekarang," kata Wali Kota.

 "Siap, Pak Wali," jawab Dongoran yang kemudian ditindaklanjutinya dengan memanggil beberapa orang anggotanya dan memerintahkan mereka untuk segera mengeringkan genangan air tersebut.

Baru saja masalah genangan air selesai, Wali Kota pun kembali menegur Dongoran. Penyebabnya parkir kendaraan bermotor kurang tertata, sehingga sempat terjadi antrean, terutama mobil di depan pintu masuk utama RSUD Pirngadi sehingga menghalangi masyarakat yang mau masuk untuk berobat.

Belum lagi Dongaran menindaklanjutinya, Wali Kota kembali menegurnya. Sebab, seorang warga yang tengah kesulitan menurunkan istrinya dari mobil dibiarkan begitu saja tanpa ada bantuan dari perawat. Padahal kondisi  istri warga itu sedang sakit dan tidak dapat berjalan sehingga membutuhkan kursi roda untuk membawanya masuk rumah sakit.

Setelah ditegur, barulah beberapa satpam ikut sibuk membantu warga tadi menurunkan istrinya dari mobil dan selanjutnya membawa masuk untuk menjalani  pemeriksaan. Wali Kota mengingatkan Dongoran untuk benar-benar memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat yang datang berobat merasa puas.

Dalam sidak Wali Kota meninjau ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Sejumlah pasien tampat mendapat perawatabn dari petugas medis. Umumnya saat ditanya Wali kota, mereka mengaku tidak ada masalah dari pelayanan kesehatan yang diberikan. Kemudian diteruskan meninjau Unit Parawatan Jantung dan ruang Intesive Care Unit (ICU).

Selain menanyakan kondisi pasien dan pelayanan kesehatan yang telah diberikan selama ini, Wali Kota juga mendoakan agar seluruh pasien yang dirawat cepat sembuh sehingga dapat berkumpul dengan keluarga dan beraktifitas kembali. Kembali Wali Kota mengingatkan kepada seluruh petugas medis yang ada supaya memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh pasien.

Berdasarkan hasil peninjauan yang dilakukan, Wali Kota minta agar perbaikan yang saat ini tengah dikerjakan di ruang ICU segera diselesaikan. Begitu juga dengan pendingin ruangannya, harus segera diperbaiki karena anggarannya sudah disiapkan tahun ini sehingga pasien yang dirawat merasa lebih nyaman.

"Untuk petugas medis, baik itu dokter maupun perawat, saya minta untuk meningkatkan pelayanan. Layananilah pasien dengan sebaik-baiknya," pesannya. 

Selanjutnya Wali Kota sidak ke Kantor Disdukcapil, Jalan Iskandar Muda, Medan. Mugnkin karena hujan deras dan gedung dalam tahap renovasi, jumlah warga yang datang mengurus dokumen kependudukan seperi akte kelahiran maupun akte perkawinan sangat sedikit. Beberapa warga yang ditemui Wali Kota mengaku tidak ada masalah.

"Kita minta renovasi ini secepatnya selesai agar pelayanan yang diberikan bisa lebih baik lagi. Dengan demikian masyarakat tidak merasa ada kesenjangan ketika mengurus dokumen kependudukan di tempat ini. Di samping itu saya tegaskan kembali, tidak ada biaya yang dikenakan dalam pengurusan dokumen kependudukan selain membayar sesuai retribusi yang telah ditetapkan. Untuk itu saya minta kepada masyarakat untuk tidak mau member imbalan yang diminta," tegas Wali Kota.

Guna menghindari terjadinya pengutipan imbalan dari warga, Wali Kota pun mengingatkan kepada pimpinan yang ada di Disduk Capil, termasuk kepala dinas supaya tidak membebankan bawahannya  untuk memberikan "setoran". Karenanya diperlukan kerja sama yang baik dan utamakan pelayanan yang terbaik.

Terakhir Wali Kota sidak ke Kantor Dinas TRTB di Jalan Abdul Haris Nasution. Di tempat itu Wali Kota ingin mengecek pelayanan yang diberikan terkait pengurusan izin Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) maupun reklame. Di samping itu juga melihat peta rencana pola ruang dan zonasi per-kecamatan untuk Tahun 2014-2034. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Masuki Musim Penghujan, Masyarakat Diimbau Berantas Sarang Nyamuk
Dinkes Medan Harus Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
97 Orang Rawat Inap 3 Diantaranya Meninggal di RSUD Dr Pingadi Medan
Hari Pertama Kerja 2016, Plt Gubernur Sumut: Tingkat Kehadiran Capai 97 Persen
Plt Gubernur Sumut Lepas Jenazah Marah Halim Harahap
Mantan Gubernur Sumut Marah Halim Harahap Berpulang ke Rahmatullah
komentar
beritaTerbaru
hit tracker