Sabtu, 12 September 2026

Gara-gara Celetukan dr Boyke, Trans 7 Dapat Peringatan Dari KPI

Selasa, 11 November 2014 11:22 WIB
Gara-gara Celetukan dr Boyke, Trans 7 Dapat Peringatan Dari KPI
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melayangkan surat peringatan kepada Trans 7 gara-gara celetukan dr Boyke yang dinilai tidak santun di acara Obrolan Santai. Peringatan tersebut dilayangkan KPI dalam surat Nomor: 2630/K/KPI/11/14 Tanggal 10 November 2014.

KPI menilai Program Siaran Obrolan Santai yang ditayangkan stasiun Trans 7 pada 19 Oktober 2014 pukul 21.19 WIB tidak memperhatikan ketentuan tentang norma kesopanan dan kesusilaan, perlindungan kepada anak-anak dan remaja serta penggolongan program siaran yang telah diatur dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS).

Pasalnya program tersebut menyiarkan wawancara dengan dr Boyke yang membahas tentang vitalitas dan kebugaran di luar jam tayag dewasa serta memuat celetukan-celetukan yang tidak santun seperti, dr Boyke: suami istri abis fitnes langsung setelah itu mandi bareng, kemudian ingin melakukan hubungan intim. Muatan-muatan tersebut dapat menimbulkan ketidaknyamanan di masyarakat.
 
Berdasarkan hal tersebut, KPI memutuskan memberikan peringatan kepada Trans 7 untuk melakukan evaluasi internal atas program ini serta lebih berhati-hati dalam menyiarkan tema dan pembicaraan khususnya terkait larangan menyiarkan hal-hal dewasa baik di program yang sama maupun program lainnya. Jika Trans 7 ingin menayangkan tema tersebut wajib mematuhi ketentuan jam tayang dewasa yakni pukul 22.00-03.00 WIB. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
DPR Berharap Komisioner KPI Terpilih Mampu Tingkatkan Kualitas Penyiaran
Inilah Tujuh Nama Calon Komisioner KPID Sumut Pilihan DPRD
Pimpinan DPRD Sumut Diminta Hentikan Seleksi Calon Anggota KPID
Pimpinan Dewan Diminta Periksa Komisi A DPRD Sumut
Nama-Nama Calon Komisioner Komisi Penyiaran Sumut
Hanya 23 sampai 35 Persen Siaran TV yang Mendidik
komentar
beritaTerbaru
hit tracker