Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Pasca rampungya pembangunan Pasar Sukaramai yang kini menjelma menjadi pasar modern tradisional, pihak Perusahaan Daerah (PD) Pasar dibantu Dinas Bina Marga Kota Medan dan Pemerintah Kecamatan Medan Area membersihkan areal sekitar pasar yang selama ini ditempati kios sementara para pedagang, Kamis malam (18/9/2014).
Selain menimbulkan tumpukan sampah sehingga membuat kesan kumuh, kehadiran kios sementara yang dibangun di atas trotoar jalan selama ini menyebabkan terjadinya kemacetan lalu lintas yang cukup parah.
Pembersihan yang mendapat apresiasi penuh dari ratusan masyarakat dan pedagang ini dipimpin langsung Wali kota Medan Dzulmi Eldin didampingi Asisten Pemerintahan Musadad Nasution, Kadis Bina Marga Khairul Syahnan, Kadis Perhubungan Renward Parapat, Dirut PD Pasar Benny Sihotang dan Camat Medan Area Rasyid Ridho Nasution serta Sulaiman Ibrahim selaku Dirut PT Kasima Ganda (pengembang Pasar Sukaramai).
Selain areal pasar, parit yang selama ini dipenuhi sampah bekas sisa dagangan maupun limbah para pedagang juga dikorek dan dibersihkan dengan menggunakan dua unit alat berat jenis backhoe milik Dinas Bina Marga. Kemudian untuk melebarkan jalan, Wali Kota juga memerintahkan agar trotoar yang ada dibongkar guna mendukung kelancaran lalu lintas. Seluruh sampah beserta hasil korekan parit maupun material trotoar langsung diangkut truk.
Bersamaan itu sejumlah petugas Dinas Pertamanan juga turun untuk memperbaiki lampu jalan yang selama ini padam, sehingga suasana kawasan Pasar Sukaramai yang sebelumnya gelap gulita kini kembali terang benderang. Kondisi ini membuat bangunan Pasar Sukaramai yang baru pasca terbakar beberapa waktu lalu tampak megah. Mantan Sekda Kota Medan itu ingin Pasar Sukaramai terlihat indah, nyaman dan benar-benar representative untuk tempat jual-beli.
“Pembersian ini kita lakukan agar kenyamanan Pasar Sukaramai dapat terjaga dengan baik. Salah satunya drainase, harus segera diperbaiki dan tidak boleh terganggu. Jika drainase terganggu akan menyebabkan terjadinya genangan air. Kita tidak ingin itu terjadi kembali. Setelah dilakukan pembersihan ini, trotoar yang kita bongkar aklan dibangun kembali namun harus disesuaikan dengan kondisi badan jalan dan jumlah kenderaan yang melintas agar tidak terjadi kemacetan kembali,” ungkapnya.
Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas di seputaran Pasar Sukaramai, Wali Kota juga menginstruksikan Kadis Perhubungan untuk menempatkan sejumlah personilnya guna mengatur arus lalu-lintas, termasuk memasang rambu-rambu jalan. “Saya berharap dengan langkah-langkah yang kita lakukan ini, bis amengurai kemacetan arus lalu lintas yang terjadi selama ini,” harapnya.
Pada saat Wali Kota tengah memberikan sejumlah instruksi kepada Kadis Bina Marga, Kadis Perhubungan dan Dirut PD Pasar, para warga bergabung dengan pedagang baik ibu-ibu maupun bapak-bapak mendatangi Wali Kota. Sambil menyalami Wali Kota satu persatu, mereka pun mengucapkan terima kasih atas dibangunnya kembali Pasar Sukaramai.
Di samping itu mereka juga berharap agar langkah yabng dilakukan Wali kota malam itu mampu mengatasi kemacetan yang selama ini terjadi. Tak lupa warga juga minta agar seluruh parit yang ada di seputaran Pasar Sukaramai segera dikorek guna mengatasi banjir yang acapkali terjadi ketika hujan deran turun. Pasalnya hamper seluruh parit yang ada tersumbat oleh tumpukan sampah.
Sementara itu Direktur PD Pasar Pasar Benny Sihotang mengatakan, sebelum dilakukan pembersihan pihaknya telah memberitahukan kepada para pedagang informal yang berada di kios sementara agar membersihkan lapak kiosnya. Permintaan itu dipenuhi, para pedagang informal telah membongkar lapaknya masing-masing sejak dua hari belakangan ini.
Untuk mendukung penataan yang dilakukan sekaligus menghindari terjadinya kemacetan lalu lintas, Benny mengimbau masyarakat agar tidak lagi belanja dengan pedagang informal. Dia menyarankan warga untuk belanja dengan pedagang formal yang telah di tempatkan di dalam Pasar Sukaramai. Benny yakin jika warga tidak lagi membeli belanjaan dengan pedagang informal, maka keberadaan pedagang informal akan berkurang dan lalu lintas bisa lancar.
“Jumlah pedagang formal yang ada di Pasar sukaramai saat ini berjumlah 667 orang , sedangkan pedagang informal jumlahnya lebih banyak mencapai sekitar 1.000 orang. Oleh karena itu saya minta dan mengajak kepada seluruh masyarakat agar belanja dengan pedagang formal yang berada di dalam Pasar Sukaramai. Jika ini dilakukan, dipastikan jumlah pedagang informal dfrastis berkurang,” paparnya.
Menurut Benny, pihaknya masih memberikan kesempatan kepada pedagang informal untuk berjualan di seputaran Pasar Sukaramai. Namun waktunya dibatasi, mereka diperkenankan menggelar dagangan mulai pukul 04.00 sampai 07.00 WIB. “Jika melewati waktu yang telah ditetapkan, kita akan bertindak tegas. Bersama dengan petugas satpol PP, kita akan melakukan tindakan tegas terhadap pedagang informal yang melanggarnya,” tegasnya.
Apalagi, jelas Benny, PD Pasar kini telah diberi kewenangan sesuai dengan peraturan baru untuk menata pasar-pasar tradisional setelah mendapat persetujuan dewan, termasuk melakukan penertiban. Untuk itulah pihak PD Pasar dan Satpol PP akan terus bersinergi dalam menertibkan para pedagang informal yang membandel dan tidak mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan..
Sebelumnya Kadis Perhubungan Kota Medan Renward Parapat menyatakan, pihaknya akan bekerja keras untuk melancarkan arus lalu lintas di sekitar Pasar Sukaramai. Untuk itulah usai dilakukan pembersihan, Dishub akan menggambar dan mendesain kembali jalan di seputaran Pasar Sukaramai. Di samping itu dia pun akan menurunkan sejumlah anggotanya untuk mengatur arus lalu lintas.
Sedangkan Dirut PT Kasima Ganda Sulaiman Ibrahim, mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga proses pembangunan Pasar Sukaramai menjadi pasar modern tradisional dapat direalisasikan. Sebagai pengembang, dia menyatakan siap mendukung program Pemko Medan untuk membangun pasar tradisional yang ada menjadi pasar yang benar-benar representatif untuk jual beli.
(BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar