Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Panyabungan, (beritasumut.com) – Salah satu partai politik (Parpol) peserta pemilu diduga mengklaim dana Bantuan Siswa Mandiri (BSM) yang bersumber dari APBN bagi siswa kurang mampu. Bahkan oknum calon legislatif (Caleg) parpol tersebut disebut-sebut langsung membagikannya kepada orang tua murid. Dengan membagikan BSM secara langsung, mereka berharap para orang tua murid memilih caleg parpol itu pada Pemilu Legislatif, 9 April 2014 mendatang.
Hal tersebut dikatakan sejumlah orang tua murid di Desa Manyabar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut). Mereka mengaku didatangi salah satu caleg dan mengajak pada pemilihan nantinya supaya memilih partai yang mengklaim dana BSM tersebut.
“Kami merasa bingung. Sebenarnya dana BSM itu datangnya dari partai atau pemerintah,” tanya salah seorang orang tua murid didampingi sejumlah orang tua siswa lainnya di Manyabar, Kamis (20/3/2014).
Ditambahkannya, saat membagikan BSM, oknum caleg juga menyuruh para orang tua murid mengisi formulir yang telah disiapkan partai. Setelah diisi, formulir tersebut kemudian akan diserahkan kembali kepada para orang tua murid agar anak mereka nantinya mendapatkan BSM.
“Sebelumnya anak kami juga mendapatkan BSM. Yang menjadi pertanyaan, sekarang mengapa penyalurannya harus melalui salah satu partai? BSM ini dana dari partai atau pemerintah? Sebelumnya, pencairan dana BSM ini melalui Bank Sumut atas pemberitahuan kepala sekolah,” imbuhnya.
Selanjutnya para orang tua murid mengharapkan pihak sekolah menjelaskan sumber dana BSM karena para orang tua murid penerima BSM saat ini kebingungan. Ditambah lagi oknum caleg tersebut meyuruh para orang tua murid memilih partai tertentu pada Pemilu Legislatif mendatang.
Sementara itu, salah seorang kepala sekolah yang tidak mau dituliskan namanya mengakui salah seorang caleg pernah mendatangi sekolahnya meminta data nama-nama siswa penerima BSM. Waktu itu kepala sekolah tersebut mengatakan datanya tidak ada karena data yang diajukan ke Dinas Pendidikan tidak akan sama dengan data penerima BSM.
“Misalnya dari sekolah kita usulkan 100 siswa yang kami nilai layak mendapatkan bantuan. Belum tentu yang kami usulkan tersebut mendapat bantuan semua. Kalau dana BSM ini yang saya ketahui bersumber dari dana pemerintah bukan partai tertentu. Prosesnya, pihak sekolah mengajukan ke Dinas Pendidikan dan Dinas Pendidikan mengusulkan ke pusat,” katanya.
Dari sejumlah informasi yang diperoleh wartawan, BSM diklaim salah satu parpol bahwa dana BSM dari partai tersebut. Sejumlah sekolah di beberapa kecamatan di Madina juga telah didatangi caleg partai tersebut sembari meminta agar caleg parpol tersebut dipilih pada 9 April 2014 nanti.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Amanat Nasional (PAN) Panyabungan Utara Sahbana Hasibuan ketika dikonfirmasi mengatakan, dana BSM tersebut dikucurkan atas lobi Anggota DPR RI dari PAN, Ibrahim Sakty Batubara.
(BS-026)
Tags
beritaTerkait
komentar