Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara (Bawaslu Sumut) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan pendataan terhadap pemilih di Kabupaten Karo yang kini masih mengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung. Laporan Panwaslu Kabupaten Karo, paling tidak ada 8.546 kepala keluarga yang saat ini tersebar di 40 titik pengungsian.
Pimpinan Bawaslu Sumut Bidang Pengawasan Pemilu Aulia Andri menyebutkan, berdasarkan laporan Panwas Kabupaten Karo, sudah dibuat tiga skenario pemungutan suara di daerah-daerah yang terkena dampak erupsi Gunung Sinabung. Skenario pertama adalah pemungutan suara dilakukan secara normal yang ditetapkan batas waktu hingga 30 Maret 2014.
"Tapi menurut kami ini juga harus diantisipasi. Melihat kondisi sekarang, sangat kecil kemungkinan bisa dilakukan pemungutan suara secara normal tanggal 9 April mendatang," kata Aulia melalui telepon, Ahad (19/1/2014).
Menurutnya, skenario pemungutan suara dilakukan di posko-posko pengungsian akan sangat mungkin terjadi. "Namun ini tentu harus disiapkan secara matang. Pendataan pengungsi harus dilakukan secara baik. Kami sudah meminta jajaran pengawas pemilu untuk ikut melakukan pengawasan pendataan pemilih yg ada di posko-posko itu," ujar Aulia lagi.
Sementara, mengenai pemilu ditunda, kemungkinan akan bisa dilakukan jika eskalasi erupsi di Gunung Sinabung semakin meluas.
"Kita tentu berharap semua bisa kembali normal. Kita sangat prihatin dengan kondisi ini. Teman-teman pengawas pemilu di Kabupaten Karo, sudah bekerja maksimal. Mereka menjalankan tugas di tengah bencana yang tak sepele itu," demikian Aulia. (BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar