Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Pemko Medan akan selalu mendukung berbagai rencana strategis yang diperlukan guna meningkatkan kualitas dan pengembangan kebun binatang yang ada. Sebab, kebun binatang merupakan sarana edukasi, konservasi, studi, rekreasi bahkan sebagai benteng terakhir upaya yang dilakukan untuk melindungi satwa langka dari ancaman kepunahan.
Demikian disampaikan Pelaksana Tugas Walikota Medan T Dzulmi Eldin S ketika menutup Musyawarah Nasional (Munas) XII Perhimpunan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI) dan Puncak Hari Cinta Puspa Satwa Nasional (HPCPSN), sekaligus Hari Menanam dan Peliharan Pohon Tingkat Kota Medan di Kebun Binatang Medan, Sabtu (30/11/2013).
“Selain itu kebun binatang juga bisa dipahami sebagai simbol dari harmonisnya hubungan ekologi manusia dan hewan, yang merupakan wujud tanggung jawab kita bersama dalam menyeimbangkan ekosistem alam semesta sebagai anugerah Tuhan Yan Maha Esa. Untuk itu kualitas pengelolaan kebun binatang harus di tingkatkan sehingga memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas pengelolaan kebun binatang,” kata Eldin.
Selanjutnya dihadapan Ketua Umum PKBSI Rahmat Shah, Ketua Dewan Penasehat PKSBI Letjen (Purn) Kiki Syahnakri, Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta, Dandim 0201/BS Letkol Inf Hendriayadi, Sekda Pemko Medan Syaiful Bahri Lubis, Ketua Balai Pengelolaan DAS Wampu Sei Ular Ahmad Sofyan, Direktur PD Pembangunan Harmen Ginting, Pimpinan SKPD dan Camat Medan Tuntungan Gelora Ginting yang menghadiri acara penutupan, Eldin berharan agar Munas XII PKSBI menghasilkan berbagai kebijakan dan program–program strategis sekaligus aplikatif.
Dengan kebijakan dan program-program strategis dan aplikatif itu, Eldin berharap dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas pengelolaan kebun binatang sebagai salah satu bagian pokok perlindungan satwa yang dimiliki. Di samping itu pemerintah dan seluruh masyarakat Suamtera Utara dan Medan khususnya, tentunya menggantungkan harapan yang besar agar Munas ini menghasilkan program-program kerja yang semakin terpadu diantara seluruh stakeholder kebun binatang.
Sebelumnya Dirut PD Pembangunan Harmen Ginting selaku ketua panitia pelaksana Munas dalam laporannya mengatakan, Munas yang berlangsung selama dua hari berjalan dengan lancar serta menetapkan Rahmat Shah sebagai Ketua Umum PKBSI Periode 2013-2018. Selain itu Munas juga menghasilkan sejumlah keputusan dan program kerja. Intinya untuk mendorong PKBSI menjadi lembaga konservasi yang bersifat profesional.
Acara penutupan Munas dirangkaikan dengan penanaman 6.000 bibit pohon di atas lahan seluas lebih kurang 15 hektar yang merupakan bagian Medan Zoo. Selain itu juga menyediakan sekitar 3.000 bibit tanaman untuk menyisip kemungkinan bibit tanaman yang ditanam mati dan penanaman di sekitar Medan zoo sehingga menjadi hutan kota.
“Bibit tanaman yang ditanam merupakan tanaman penyanggah, tanaman pelindung dan buah,” jelas Harmen.
(BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar