Sabtu, 24 Oktober 2026

Dana Sertifikasi Tak Cair, Guru Madina Ancam Mogok

Minggu, 08 September 2013 23:08 WIB
Dana Sertifikasi Tak Cair, Guru Madina Ancam Mogok
Google
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Panyabungan, (beritasumut.com) – Irwan H Daulay SPd, Pemerhati Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menyayangkan sikap guru di Madina yang akan melakukan aksi mogok mengajar apabila dana sertifikasi guru tidak segera dicairkan Pemerintah Kabupaten Madina.

“Satu sisi kita prihatin dengan musibah yang menimpa rekan-rekan guru, namun di sisi lain guru juga harus memiliki yang jiwa besar. Jangan karena penundaan pencairan tunjangan dana sertifikasi guru, akhirnya mengorbankan siswa yang tidak bersalah dengan melakukan aksi mogok mengajar, karena hal ini terjadi tidak lepas dari sikap para guru yang tidak cerdas dalam memilih pemimpinnya,” bebernya di Panyabungan, Ahad (8/9/2013).

Sikap kepahlawanan guru harus ditunjukkan ketika menghadapi suatu cobaan. Penjelasan-penjelasan resmi telah disampaikan pemerintah daerah. Terkendalanya pencairan hanya masalah teknis akibat Bupati Madina sedang menghadapi perkara dugaan suap di KPK.

Jadi lanjut Irwan yang juga tokoh pemuda ini, hak-hak guru-guru tidak akan hilang karena menurut penjelasan pemerintah daerah hanya masalah teknis dan waktu saja. Wakil Bupati dan stafnya sudah berupaya semaksimal mungkin agar pencairannya tidak melanggar aturan yang ada.

“Untuk ke depan para guru di Madina harus lebih instropeksi lagi, jangan ketika hak-haknya merasa terganggu langsung ribut dan mengancam akan melakukan aksi mogok mengajar yang akhirnya mengorbankan para siswa. Appakah begitu cerminan seorang guru yang akan menjadi contoh tauladan muridnya,” tegas Irwan penuh tanya.

Yang lebih penting adalah apakah para guru di Madina sudah melaksanakan kewajibannya  secara optimal dalam mencerdaskan peserta didik? Karena sampai dengan saat ini Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Madina masih sangat memprihatinkan. Salah satu indikatornya adalah lemahnya mutu SDM siswa-siswa di Madina, sehingga daya saingnya rendah.

“Sebaiknya hal ini menjadi kajian para guru, sehingga masyarakat Madina suatu saat semakin cerdas dan tidak mudah ditipu oleh orang lain, baik itu para investor luar, calon-calon bupati, calon legislatif dan yang lain sebagainya,” pungkas Irwan. (BS-026)

Tags
beritaTerkait
Pemkab Madina Serahkan SP2D Pencairan Dana Sertifikasi Guru ke Bank Sumut
Terkait Dana Sertifikasi Guru, DPRD Madina Jangan Saling Tuding
komentar
beritaTerbaru
hit tracker