Rabu, 08 Juli 2026

Walikota Medan ‘Diamkan’ Kadis Pertamanan Tak Becus Kerja

Rabu, 01 Mei 2013 09:13 WIB
Walikota Medan ‘Diamkan’ Kadis Pertamanan Tak Becus Kerja
Google
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Hampir seluruh penjuru Kota Medan, Sumatera Utara, saat ini tanpa penerangan lampu jalan. Buntutnya setiap malam warga yang telah membayar pajak setiap bulannya tidak pernah menikmti fasilitas negara yang telah mereka bayar.

Ironisnya, Walikota Medan Rahudman Harahap masih tetap “mendiamkan” Kadis Pertamanan Zulkifli Sitepu yang dinilai tidak becus kinerjanya. Padahal, persoalan lampu penerangan lampu jalan sangat urgen bagi warga Medan.

“Mereka sangat membutuhkan penerangan lampu jalan. Akan tetapi sangat disayangkan sikap cuek Kadis Pertamanan terhadap pelayanan masyarakat Medan dan terkesan diamini walikota,” ujar Ketua Lembaga Putera Bangsa Peduli Sumatera Utara (LPBP-SU) Cynur Ali Nurmansyah Kaban di Medan, Ahad (28/04/2013).

Walikota Medan yang tetap mendiamkan Kadis Pertamanan yang tidak becus dalam melaksanakan pekerjaannya dinilai sebagai sebuah sikap yang aneh. Merawat lampu jalan yang tidak begitu sulit saja tidak mampu akan tetapi kenapa masih saja dibiarkan. Harusnya Walikota memberikan tindakan, karena kadisnya tidak becus dalam memberikan pelayanan kepada warga Medan, imbuhnya.

Menurutnya, persoalan padamnya lampu jalan tidak bisa dianggap sepele. Karena kalau dibiarkan, selain gelap gulita, tindak kriminal akan terjadi di mana-mana. Akan tetapi, sepertinya Kadis Pertamanan Zulkifli Sitepu sangat tidak memahami efek yang akan terjadi bila lampu jalan dibiarkan padam.

"Bila Pemko Medan tidak ingin dituding mencuri uang rakyat, segera hidupkan kembali lampu jalan. Karena warga Medan telah membayar pajak sebagai kewajiban mereka untuk mendapatkan hak terkait penerangan jalan. Jangan tipu rakyat. Berapa banyak PAD yang masuk dari pajak penerangan lampu jalan yang diterima Pemko Medan," tegasnya.


Sementara, warga di Jalan Karya Dame, Medan Barat dan Perumnas Helvetia, Medan Helvetia, mengeluhkan rusaknya sejumlah lampu jalan di kawasan tersebut. Akibatnya, jalan menjadi gelap gulita di waktu malam.

Warhan, salah seorang warga mengatakan lampu jalan yang dipasang Pemko Medan sudah banyak yang redup bahkan sebagian di antaranya sudah mati. Jalan yang gelap gulita di waktu malam, cukup meresahkan warga. Warga khawatir suasana gelap dan sepi akan mengundang tindak kejahatan.

Sejauh ini, jalanan memang benar-benar gelap. Warga hanya bisa mengandalkan lampu kendaraan bermotor yang melintas. “Lampu jalan seharusnya kan memang ada perawatan. Nah ini sudah banyak yang redup dan sudah mati. Sebaiknya segera diperbaiki atau diganti agar warga kembali nyaman,” ujar Warhan.

Warga lainnya, Naya, juga mengaku resah dengan kondisi tersebut. Pasalnya, sebagai perempuan dia merasa cemas saat melintas di malam hari. Dia takut bila tiba-tiba ada orang yang berbuat jahat terhadap dirinya. “Bukan takut hantu, ya. Tapi, bisa saja ada orang iseng atau amit-amit kalau misalnya sampai kerampokan. Jadi saya memilih tidak lewat kalau malam,” tuturnya. (BS-024)

Tags
beritaTerkait
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan
Granat Kota Medan Dukung Pemko dan DPRD Tambah Anggaran Kepolisian
Terkait Pilkada Medan, Ramadhan Pohan Ditangkap Polda Sumut
Wakil Walikota Medan Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa
Audiensi dengan Walikota Medan, APSINDO Sampaikan Bidik Limbah Plastik dari TPA
komentar
beritaTerbaru
hit tracker