Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – DPRD Kota Medan meminta instansi terkait di Pemerintahan Kota Medan agar proses pembangunan Pasar Sukaramai tidak menimbulkan masalah baru, khususnya bagi para pedagang.
"Ini yang harus dicermati serta disikapi secara arif dan bijaksana oleh instansi yang menanganinya," kata Ketua Komisi C DPRD Kota Medan A Hie SH di Medan, Kamis (04/04/2013) menyikapi keluhan pedagang atas rencana proses pembangunan Pasar Sukaramai.
Politisi Partai Demokrat ini mengaku, pihaknya banyak menerima keluhan dari para pedagang atas rencana pembangunan dan pembelian kios di pasar itu.
"Memang harga kios variatif, namun kita ada mendengar untuk mendapatkan kios, pedagang harus membayar uang muka sebesar 20 persen dari harga kios. Sementara bentuk kios sendiri belum diketahui. Janganlah para pedagang seperti membeli kucing dalam karung," katanya.
Pada prinsipnya, sebut Bendahara Fraksi Partai Demokrat ini, para pedagang setuju atas pembangunan Pasar Sukaramai dan siap direlokasi selama proses pembangunan berlangsung. Namun, para pedagang merasa keberatan dengan uang muka sebesar itu dari harga kios.
Anggota dewan dari Dapil V ini juga mengaku, pihaknya (DPRD) belum ada menerima laporan secara resmi dari instansi terkait atas rencana pembangunan itu. "Jadi, kita tidak tahu bagaimana bentuk detailnya pembangunan itu dan berapa investasi kesitu," sebutnya.
Memang, tidak ada aturan yang mewajibkan harus melapor ke DPRD. Tapi, demi sinergitas kemitraan antara eksekutif dan legislatif, tidak ada salahnya itu diberitahukan. "Sehingga, jika nantinya ada persoalan bisa diselesaikan secara bersama-sama," ungkapnya.
A Hie mengaku, pihaknya segera memanggil instansi terkait dan investor pembangunan guna mengetahui berapa besar investasi yang dikucurkan investor untuk pembangunan itu. "Sehingga, kita tahu apakah beban 20 persen uang muka itu layak atau tidak," ujarnya.
Diketahui, sudah sekitar 2 tahun lebih Pasar Sukaramai terbakar atau tepatnya pada 2010 lalu, dan rencananya pada 2013 ini pasar tersebut akan dibangun melalui pihak ketiga. Selama proses pembangunan berlangsung, para pedagang ditempatkan di kios penampungan sementara yang berada di seputaran pasar.
(BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar