Jumat, 10 Juli 2026

Kadis Pertamanan Medan Dinilai Pandainya Hanya Cakap-cakap

Minggu, 31 Maret 2013 21:06 WIB
Kadis Pertamanan Medan Dinilai Pandainya Hanya Cakap-cakap
Ist
Walikota Medan Rahudman Harahap (kiri) dan Kadis Pertamanan Zulkifli Sitepu
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Masyarakat Kota Medan hingga saat ini masih belum melihat kinerja Kepala Dinas Pertamanan Kota Medan Zulkifli Sitepu. Padahal, Zulkifli sudah tiga bulan diangkat menjadi Kadis. Namun sampai saat ini belum ada gebrakan yang dilakukan mantan Kadis Kominfo ini untuk membangun Medan.

Padahal, sewaktu habis dilantik oleh Walikota Medan di Kantor Walikota Medan beberapa waktu lalu, Zulkifli berjanji akan memperindah Medan. Namun sampai saat ini ucapan Kadis Pertamanan itu terkesan sekadar isapan jempol atau hanya cakap-cakap.

Penegasan itu disampaikan Ketua Jaringan Kerja Informasi Publik Sumatera Utara Arief Budiman. Menurut Arief, apa yang diucapkan Kadis Pertamanan saat baru dilantik beberapa waktu lalu itu pepesan kosong belaka. Arief menilai, Kadis pertamanan yang satu ini tidak mampu bekerja.

"Bagaimana mau memperindah Kota Medan, kalau setiap malam di Kota Medan masih banyak yang gelap karena tidak ada perawatan lampu jalan. Padahal anggaran untuk perawatan lampu jalan sangat besar. Seperti lampu jalan di Jalan Gaperta Ujung, Jalan Letda Sudjono, Jalan Panglima Denai dan Jalan Bajak V, Medan Amplas, masih juga ada lampu Jalan yang tidak diganti. Padahal masyarakat sangat butuh penerangan jalan, tapi sepertinya Kadis yang satu ini hanya mampu cakap-cakap," tegas Arief di Medan, Ahad (31/03/2013). 

Belum lagi ungkap Arief, lampu jembatan yang pengadaannya mencapai miliaran rupiah, saat ini kondisinya seperti tidak terawat, padahal lampu jembatan itu dibeli dari uang rakyat. "Tapi kenapa rakyat belum bisa menikmati penerangan lampu jalan? Ini kan aneh namanya," tegasnya.

Oleh karena itu, sebut Arief, kinerja Kadis Pertamanan Kota Medan ini sudah sangat pantas untuk dipertanyakan. Karena tidak mampu dalam menjalankan keinginan pimpinannya untuk memperindah Kota Medan agar Kota Medan agar semakin diminati para wisatawan. 
"Sudah sangat pantaslah dipertanyakan kinerjanya. Walikota harus segera mengambil sikap untuk melakukan tindakan terhadap bawahannya yang tidak mampu bekerja, apalagi kalau pandainya hanya cakap-cakap seperti Kadis Pertamanan ini, ya lebih baik dicopot saja," tegasnya.

Disinggung lemahnya pendapatan pajak dari pajak reklame, Arief menegaskan, tidak akan mungkin Dinas Pertamanan mampu mencapai target pendapatan pajak reklame sebesar Rp48 miliar tahun ini. Karena, hingga saat ini saja baru bisa mendapatkan 6 persen dari nilai pajak yang ditargetkan. "Kita sangat pesimis Dinas Pertamanan mampu mencapai target pajak reklame. Kalau kinerja Kadisnya seperti ini, untuk mendekati target saja rasanya tidak mungki tercapai," ujarnya. (BS-024)

Tags
beritaTerkait
Program Listrik Sampah Hanya Cakap-cakap
Kadis Pertamanan Medan Penuhi Permintaan Keluarga Korban Pohon Tumbang
Soal Pengadaan Lahan Kuburan dan RTH, Kadis Pertamanan Medan Salahkan TRTB
Mantan Pejabat PLN Ermawan Arief Budiman Masuk DPO
Hubungan Sri dan Zulkifli Sitepu Soal Retribusi Dipertanyakan
Ratusan Pegawai Dinas Pertamanan Medan Demo Tuntut Kadis Mundur
komentar
beritaTerbaru
hit tracker