Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com – Akhirnya terjadi dualisme pada kepengurusan Pengcab Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Medan. Ini terjadi setelah Pengcab Forki Medan Periode 2009-2013 naungan Palti Simanjuntak menggelar Muscab di Medan, Ahad (18/1/2015).
Pada muscab yang melibatkan 10 Pengcab Perguruan karate itu kembali memilih Palti Simanjuntak untuk memimpin organisasi tersebut untuk empat tahun ke depan.
Pekan lalu, Ahad (11/1/2015), juga muscab Forki Medan. Muscab yang diprakarsai Pengprov Forki Sumatera Utara (Sumut) itu, menetapkan Asrul Beni Harahap menjadi ketua untuk masa bakti 2015-2019. Dengan demikian, telah terjadi dualisme kepengurusan Forki Medan.
"Ini Medan, Bung! Dua kepengurusan terjadi itu tak masalah. Hanya saja, kok Forki Medan yang diobok-obok," kata Rawi Krisna salah satu pengurus Pengcab Perguruan Inkado Medan di Medan, Ahad (18/1/2015).
Herannya lagi kata Rawi, banyak pengcab Forki kabupaten/kota di Sumut yang sudah dua tahun masa bakti kepengurusannya tak pernah melaksanakan muscab, seperti Kabupaten Batu Bara. Begitu pula dengan Langkat dan Binjai. Parahnya, lagi, Kabupaten Langkat kepengurusannya hanya tiga orang tapi tetap saja dibiarkan.
"Ada apa ini. Kami benar-benar kecewa dengan Forki Sumut," ujarnya.
Lagipula tambah Rawi Krisna, Forki Medan naungan Palti Simanjuntak cukup produktif. Mereka telah banyak melahirkan karateka andal. Bahkan, di Porprov Sumut Nopember 2014, Forki Medan meraup sembilan medali emas dan sekaligus menjadi juara umum di cabor tersebut.
"Apanya yang kurang, kok Medan jadi sasaran tembak," katanya.
(BS-030)
Tags
beritaTerkait
komentar