Minggu, 24 Mei 2026

Perkosmi Akan Gelar Pameran Indonesian Cosmetic Ingredients

Kamis, 14 April 2016 23:24 WIB
Perkosmi Akan Gelar Pameran Indonesian Cosmetic Ingredients
Beritasumut/Ilustrasi
Kosmetik
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Ketua Umum Perkosmi Nurbayati Subakat mengatakan pihaknya aktif meningkatkan penggunaan bahan baku aktif dan bahan pembantu yang berkualitas, termasuk herbal. Tahun ini, Perkosmi berencana menggelar pameran Indonesian Cosmetic Ingredients (ICI) pada 11-13 Mei di Arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran.

"Pameran ini dilakukan seiring perkembangan teknologi industri yang berimbas pada bidang kosmetik dan turut meningkatkan mutu dan penggunaan bahan baku. Proses produksi yang lebih inovatif dan efisien serta desain kemasan juga membantu meningkatkan image produk," kata dia yang merupakan pula CEO PT Paragon Technology Innovation (PTI) pemilik merek kosmetik muslimah Wardah dilansir dari situs resmi kemenperin.go.id.

Ajang dua tahunan ini menyiapkan 242 booth dengan peserta meliputi produsen dan suplier dari dalam serta luar negeri. Pameran ini juga menjadi kesempatan pelaku usaha dan konsumen mengetahui tren produk kosmetik  serta inovasi industri ini, termasuk produk kosmetik yang aman.

"Kami juga menyediakan booth untuk Kementerian Perindustrian guna menyosialisasikan program, hasil riset dan aplikasinya kepada para produsen seperti kami dan juga masyarakat," kata Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Humas Perkosmi, Palupi Candra yang juga Head of Corporate Communication & CSR Martha Tilaar Group.(BS02)

Tags
beritaTerkait
Daftar 91 Merek Kosmetik Berbahaya yang Ditarik BPOM
Seminar Pemanfaatan Bahan Alam sebagai Bahan Obat dan Kosmetik di Pematangsiantar
Kosmetik Ilegal Senilai Rp 825 Juta Diamankan
FMIPA Unimed Adakan Webinar Terkait Efek Jika Salah Memilih Kosmetik
SMITH Men Supply Dukung Pria untuk Tampil Aktif, Bersih, Hingga Mampu Jaga Kelembaban Kulit di Masa Pandemi
Warga Resah, Distributor Kosmetik Ilegal Beroperasi di Medan, Produk Diduga Tak Punya Izin Edar
komentar
beritaTerbaru
hit tracker