Jumat, 01 Mei 2026

Industri Kosmetik Dipacu Tingkatkan Bahan Herbal

Kamis, 14 April 2016 23:22 WIB
Industri Kosmetik Dipacu Tingkatkan Bahan Herbal
Beritasumut/BS02-rel
Menteri Perindustrian Saleh Husin saat menerima Ketua Umum Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (Perkosmi) Nurhayati Subakat di Jakarta
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Guna meningkatkan kandungan dalam negeri dan memperkuat keunggulan kosmetik nasional dalam bersaing dengan produk serupa dari luar negeri, industri kosmetika didorong memperbanyak penggunaan bahan baku herbal asal dari Indonesia. 

"Selama ini industri kita sudah banyak menggunakan bahan herbal dan ini terus kita dorong untuk meningkatkannya. Komponen kosmetik herbal juga menjadi nilai lebih produk mengingat Indonesia kaya akan tanaman dan mineral yang menjadi bahan produksi," kata Menteri Perindustrian Saleh Husin saat menerima Ketua Umum Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (Perkosmi) Nurhayati Subakat di Jakarta, pertengahan pekan ini seperti dilansir dari laman resmi kemenperin.go.id.

Kekayaan flora Indonesia, imbuhnya, perlu dieksplorasi oleh pelaku usaha kosmetika dan didukung oleh Pemerintah. Budidaya tanaman herbal juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan petani serta industri kecil dan menengah yang berperan sebagai pengolah bahan baku melalui pola kemitraan.

Kementerian Perindustrian melalui UPT dan Balai Riset dan Standardisasi Industri di berbagai daerah juga melakukan penelitian dan sosialisasi pemanfaatan bahan herbal. Misalnya, Baristan Padang di Sumatera Barat mengembangkan pemanfaatan gambir untuk beragam keperluan sedangkan fasilitas serupa di Samarinda, Kalimantan Timur juga melakukan penelitian minyak atsiri. Jenis minyak ini dikenal sebagai bahan baku parfum dan pewangi.

"Kosmetik, terutama produk industri kecil dan menengah juga dapat memanfaatkan layanan klinik desain dan kemasan Kemenperin untuk mengoptimalkan pemasaran," ujar Saleh sembari mengatakan kemasan mampu menampilkan citra produk, segmentasi pasar, dan juga pelindung produk kosmetik.(BS02)

Tags
beritaTerkait
Daftar 91 Merek Kosmetik Berbahaya yang Ditarik BPOM
Seminar Pemanfaatan Bahan Alam sebagai Bahan Obat dan Kosmetik di Pematangsiantar
Kosmetik Ilegal Senilai Rp 825 Juta Diamankan
FMIPA Unimed Adakan Webinar Terkait Efek Jika Salah Memilih Kosmetik
SMITH Men Supply Dukung Pria untuk Tampil Aktif, Bersih, Hingga Mampu Jaga Kelembaban Kulit di Masa Pandemi
Warga Resah, Distributor Kosmetik Ilegal Beroperasi di Medan, Produk Diduga Tak Punya Izin Edar
komentar
beritaTerbaru
hit tracker