Rabu, 29 Juli 2026

Kejari Medan Tetapkan Kepala SMK Binaan Provinsi Sumut Jadi Tersangka Korupsi

Jumat, 26 Juni 2015 18:30 WIB
Kejari Medan Tetapkan Kepala SMK Binaan Provinsi Sumut Jadi Tersangka Korupsi
Google
Ilustrasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menetapkan MR, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Binaan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), sebagai tersangka korupsi proyek revitalisasi peralatan praktik dan perlengkapan pendukung teknis permesinan.

Sebelumnya, Kejari Medan telah lebih dulu menetapkan Ris sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Kasubbag Tata Usaha SMK Binaan Provinsi Sumut itu merupakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dalam poyek itu.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsusu) Kejari Medan Haris Hasbullah mengatakan, MR ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik menemukan bukti-bukti keterlibatannya sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pada proyek senilai Rp11,5 miliar itu. Dia diduga memark up harga barang yang diadakan.

"Dari ekspos tim penyidik, disimpulkan MR sebagai tersangka, sebab dia yang menentukan HPS (harga perkiraan sendiri) yang terindikasi di-mark up," ujar Haris di Medan, Jumat (26/6/2015).

Dia memaparkan, penghitungan total kerugian negara dalam kasus ini sudah dikoordinasikan dengan BPKP. "Dia me-mark up harganya lebih dari 50 persen, namun untuk kongkretnya kita tunggu penghitungan BPKP," sebut Haris.

Sementara saat ditanya progres penanganan perkara untuk tersangka Ris, Haris menyatakan saat ini mereka tengah melakukan pemberkasan. Dia juga memastikan akan ada tersangka lain dalam kasus ini. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
2 Tahun Tersangka KDRT Tidak Diserahkan Polsek Medan Area ke Kejari Medan
Kejati Sumut Tahan 2 Tersangka Korupsi Alkes RSUD Tengku Mansyur Tanjung Balai
Kejari Bidik Dugaan Korupsi Penyertaan Modal di PD Pasar Medan
Kejari Kisaran Limpahkan Tersangka Korupsi Alkes dan Jalan Asahan
Berkas Syamsul Anwar Dilimpahkan ke Kejari Medan
Wakil Bupati Tobasa Tersangka Korupsi BLK
komentar
beritaTerbaru
hit tracker