Kamis, 07 Mei 2026

13 Terdakwa Korupsi Alat Ukur Udara BLH Langkat Diadili

Selasa, 21 April 2015 23:02 WIB
13 Terdakwa Korupsi Alat Ukur Udara BLH Langkat Diadili
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Sebanyak 13 orang terdakwa perkara dugaan korupsi pengadaan alat ukur udara di Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Langkat Tahun 2011 sebesar Rp1,1 miliar menjalani sidang perdana di Ruang Cakra VII Pengadilan Tipikor Medan, Selasa (21/4/2015).

Dalam persidangan tersebut, ke-13 terdakwa disidangkan dalam berkas terpisah.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arif dan Harry, kepada wartawan usai persidangan mengatakan para pelaku terlibat dalam kasus korupsi dalam pengadaan alat ukur udara. Diduga barang-barang yang telah dibeli tidak sesuai dengan ketentuan atau bestek.

Dari ke-13 terdakwa hanya Syafi selaku rekanan yang ditahan karena melarikan diri sewaktu proses penyidikan sedangkan 12 orang terdakwa tidak dilakukan penahanan.

Ke-12 terdakwa tersebut yakni Faisal Hadi selaku Ketua Panitia Pengadaan, Elvi Indriani Sekretaris Panitia Pengadaan, Icum Susanti, Asril Yusti, dan Muhidin Aswan Depari selaku Anggota Panitia Pengadaan, Buyung Surbakti selaku Ketua Pemeriksa Barang, Irhamsyah Hasibuan selaku Sekretaris Pemeriksa Barang, Juli Syahpitri, Teguh Christopan, Johannes Sitepu selaku Anggota Pemeriksa Barang, Zubaidah selaku Bendahara Barang, dan rekanan Ratna Kartika.

Adanya dugaan permainan dalam proses pengadaan sehingga negara dirugikan sebesar Rp286 juta.

Usai membacakan dakwaan Ketua Majelis Hakim Robert Pasuma menunda persidangan hingga pekan depan. (BS-021)

Tags
beritaTerkait
Wakil Bupati Nisel Hukuasa Ndruru Divonis 2 Tahun Penjara
Bupati Tobasa Nonaktif Kasmin Simanjuntak Divonis 1,5 Tahun Penjara
Korupsi Lahan Balai Benih, Wakil Bupati Nisel Dituntut 5 Tahun Penjara
Didakwa Korupsi Pembangunan Taman, Pejabat Binjai Dituntut 2,5 Tahun Penjara
Korupsi Rp270 Juta, Mantan Kabid Diskanla Tanjungbalai Divonis 4 Tahun Penjara
Didakwa Korupsi Alat Ukur Udara, Kepala BLH Langkat Diadili
komentar
beritaTerbaru
hit tracker