Sabtu, 25 April 2026

Perampok Mobil Tangki Bermuatan 18.000 Liter Solar Ditangkap Polisi

Senin, 16 Februari 2015 17:07 WIB
Perampok Mobil Tangki Bermuatan 18.000 Liter Solar Ditangkap Polisi
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com – Polsek Sunggal mengamankan empat tersangka perampokan mobil tangki berisikan 18.000 liter BBM jenis solar milik PT Aneka Usaha Sejati di depan Makodam I/BB, Jalan Gatot Subroto, Medan, Ahad (8/2/2015) lalu.

Keempat tersangka adalah Sukardi alias Gerot (52) warga Jalan Titi Papan, Labuhan Deli, Toni Syahputra alias Keling (35) warga Jalan Kayu Putih, Medan, Ari Wibowo alias Bowo (28) warga Komplek Jamsostek Blok A, Jalan Hamparan Perak, Hamparan Perak dan Budi Santoso (34) warga Jalan Kayu Putih, Kecamatan Medan Deli.

Dari keempat tersangka, polisi mengamankan satu unit mobil tangki BK 8032 CI, tiga unit telepon berbagai merek, uang Rp5.400 ribu, satu unit mobil Daihatsu BK 1280 OK, dua buah borgol, satu senjata jenis airsot gun dan lakban.

Kapolsek Sunggal Kompol Aldi Subartono, Senin (16/2/2015) mengatakan kejadian bermula saat korban M Khairullah alias Bogel, warga Jalan Binjai KM 12, Desa Mulio Rejo melintas di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di depan Makodam dengan membawa mobil tangki yang berisikan 18.000 ribu liter BBM jenis solar.

Tiba-tiba, mobil tangki yang dikendari korban dipepet keempat pelaku yang mengendarai mobil Daihatsu.

Tersangka Ari Wibowo yang mengaku polisi dan memakai saragam lalu menyuruh turun korban sembari mengacungkan senjata jenis airsoft gun.

"Saat bersamaan, ketiga tersangka lainnya membawa korban ke dalam mobil, lalu melakban dan mengikat korban. Korban selanjutnya dibawa ke kebun sawit di daerah Patumbak. Korban ditemukan oleh warga sekitar dan melaporkan kejadian ke kita," jelasnya.

Setelah mendapat laporan, pihaknya lalu melakukan penyelidikan dan mengamankan keempat pelaku.

"Keempat pelaku kita amankan di beberapa lokasi berbeda. Untuk mobil tangkinya kita menemukannya di daerah Tanjungmorawa dalam keeadaan kosong," katanya.

Saat diinterogasi, para tersangka mengaku menyuruh Oki (DPO) untuk menjualkan BBM jenis solar tersebut.

"Solar itu dijual di daerah Tanjungmorawa dengan harga Rp5.500 per liter. Jadi total keseluruhan BBM yang dijual Rp99 juta. Oki tidak terlibat dalam perampokan itu, ia hanya menjual. Setiap tersangka mendapatkan uang hasil penjualan BBM itu Rp20 juta lebih setiap orangnya," katanya.

Dikatakannya, aksi perampokan ini dilatar belakangi oleh sakit hati karena Ari Wibowo yang bekerja sebagai sopir dipecat.

"Jadi otak pelaku yang merencanakan aksi ini adalah Ari Wibowo alias Bowo," katanya.

Dikatakannya, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap Oki yang menjual BBM hasil rampokan itu.

"Untuk keempat tersangka akan kita jerat dengan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara," pungkasnya. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
Wanita Warga Menteng Medan Tewas Dirampok Kekasih, Jasadnya Dibuang ke Kebun Tebu Diski
Seorang Komplotan Maling Bongkar Rumah Tumbang Ditembak Polsek Medan Helvetia di Simalungun
 Polda Sumut Tangkap Sindikat Perampok Nasabah Bank
Polsek Medan Helvetia Tangkap Tiga Perampok Taksi Online
Pelaku Begal Tumbang Ditembak Polisi di Percut Sei Tuan
Lawan Polisi, Perampok Bersenpi Ditembak Mati di Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker