Senin, 11 Mei 2026

Anggota DPRD Medan Minta Polisi Selektif Memberikan Izin Kepemilikan Airsoft Gun

Minggu, 28 September 2014 12:54 WIB
Anggota DPRD Medan Minta Polisi Selektif Memberikan Izin Kepemilikan Airsoft Gun
Andi Lumban Gaol. (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Pihak kepolisian diminta lebih seletif membrikan izin kepada wasyarakat untuk memiliki senjata jenis airsoft gun. Pasalnya, tingkat kriminalitas semakin tinggi menyusul "bebasnya” kepemilikan airsoft gun.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kota Medan Andi Lumban Gaol di Medan, Ahad (28/9/2014) saat dimintai tanggapan seputar aksi koboi pemilik toko perabut di Jalan AR Hakim, Medan, beberapa waktu lalu.

"Polisi harus selektif memberikan izin kepemilikan airsoft gun. Artinya, tes kejiwaan tidak sekadar pelengkap syarat. Kemudian, faktor resiko pekerjaan juga harus menjadi unsur penting. Apa urgensinya seorang ibu rumah tangga diberi izin memiliki airsoft gun," katanya.

Dikatakan Andi, airsoft gun memang tidak termasuk senjata api karena tidak mematikan dan hanya melumpuhkan. Namun, bagi orang awam airsoft gun itu adalah senjata api karena sangat mirip sehingga perlu pemberian izin yang ketat.

Bahkan, lanjut Andi, airsoft gun tidak lagi digunakan untuk membela diri tetapi sudah disalahgunakan untuk  gagah-gagahan. Celakanya lagi, bebasnya peredaran airsoft gun juga  digunakan sebagai alat untuk melakukan tindakan kejahatan seperti perampokan.

"Untuk meminimalisir penyalahgunaan airsoft gun, kita minta polisi selaku instansi yang berwenang agar pemberian izin airsoft gun harus lebih selektif. Selain tes kejiwaan, faktor profesi juga harus menjadi unsur terpenting. Artinya, seberapa besar resiko pekerjaannya sehingga harus diberikan izin kepemilikan airsoft gun," katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun pasca perampokan terhadap salah seorang wartawan di Medan, beberapa pemilik airsoft gun diamankan petugas polri karena diduga terjadi penyalahgunaan airsoft gun diantaranya seorang oknum Brimob gadungan berpangkat perwira dan pengawas bangunan.

Kemudian yang terakhir seorang pemilik toko di Jalan AR Hakim diamankan Polsek Medan Area karena meletuskan airsoft gunnya akibat kesal terhadap pedagang sayur yang berdagang di depan rukonya. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Polda Sumut Siap Tangani Dugaan Korupsi Dispenda
Dua Orang Begal Berkelewang Ditangkap Saat Melintas di Depan Mesjid Raya Medan
Tiba di Poldasu, Kapolri Tito Karnavian Langsung Menuju Ruang Rapat
Wartawan Radio di Medan Jadi Korban Begal
Polresta Medan Aktifkan Pos Polisi Tekan Aksi Begal, Ini Lokasinya
Kapolri Gelar Kejuaraan Bela Diri Polri dan Judo
komentar
beritaTerbaru
hit tracker