Selasa, 05 Mei 2026

Rumah Hakim PN Simalungun Dibobol Maling

Jumat, 04 April 2014 02:34 WIB
Rumah Hakim PN Simalungun Dibobol Maling
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Rumah Hakim Pengadilan Negeri Simalungun Ade Zulfina (34) di Jalan Budi Luhur, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), dibobol maling, Kamis (3/4/2014). Seperangkat komputer, televisi 36 inch, home theater diangkut kawanan pencuri.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian itu pertama kali ditekahui Emi (70)  yang merupakan keluarga korban saat mengontrol rumah yang sudah 4 hari dalam keadaan kosong itu.

Melihat kondisi rumah dalam keadaan berserakan, spontan Emi terkejut. Lantas ia memberitahukan kepada pemilik rumah yang merupakan keponakannya. 

"Tahunya baru tadi pas ibu saya mengontrol rumah ini. Dilihatnya rumah saya sudah berantakan. Saya sering tinggalkan rumah ini karena saya dinas sebagai hakim di Simalungun. Mendengar ada pencurian saya langsung pulang," ujar Ade. 

Dikatakannya, akibat kejadian ini dirinya mengalami kerugian puluhan juta. 

"Yang hilang komputer, TV 36 inch, home theater. Kalau ditotal ada Rp20 juta. Dua pekan lalu, besi pagar rumah saya juga raib disikat pencuri," katanya. 

Pantauan di lokasi, kondisi rumah berserakan. Bahkan, jerjak besi kamar belakang korban terlihat dalam keadaan patah. Sementara, Tim Identifikasi Polresta Medan tengah melakukan olah TKP guna menyelidiki peristiwa tersebut. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
Tuntas, Proyek Kota Deli Megapolitan Kantongi Sertifikat HGB Atas Nama PT Nusa Dua Propertindo
BP Tapera Apresiasi Bank Sumut Gencar Sosialisasi Percepatan Penyaluran Rumah Terjangkau
Bank Sumut Siap Fasilitasi Kredit Program Perumahan di Sumut, Targetkan Proses Hanya Tiga Hari
RSJ Prof Ildrem Siap Bertransformasi Menuju Rumah Sakit Jiwa yang Ramah dan Inklusif
Bupati Langkat Santuni Santri Tarawih Dan Tadarus Di Rumah Dinas
Baitulmaal Muamalat Sumut Gelar Inklusi Sosial di Ramadan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker