Selasa, 11 Agustus 2026

Teriakan Korban Gagalkan Aksi Penjambretan

Minggu, 05 Januari 2014 22:25 WIB
Teriakan Korban Gagalkan Aksi Penjambretan
Google
Ilustrasi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Seorang ibu rumah tangga, Kasma Putri (57) warga Jalan Cemara, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang berhasil menggagalkan aksi penjambretan terhadap dirinya di  Jalan Pancing Simpang Jalan Meterorologi, Medan, Ahad (5/1/2014).

Korban berteriak sekeras-kerasnya ketika tas miliknya dirampas oleh pelaku Angga Yusmoyo (19) warga  Jalan Karya Pelita, Pasar X, Kecamatan Percut Sei Tuan dan Andri Wardana (19) warga Jalan Titi Sewa/Benteng Hilir Seroja 13, Kecamatan Percut Sei Tuan yang saat itu memepetnya dengan Suzuki Satria FU milik tersangka.

Teriakan korban pun mengundang perhatian warga dan berdatang lalu menghakimi pelaku hingga nyaris tewas.

Informasi yang dihimpun, kejadian ini bermula saat korban dibonceng anaknya Agustina (41) yang mengendarai sepeda motor Vario melintas di Jalan Pancing menuju Jalan Meteorologi.

Sesampainya di persimpangan Jalan Meteorologi dirinya dipepet kedua pelaku yang menggunakan sepeda motor Satria FU dan merampas tas milik korban.

Namun, korban mempertahankan tasnya sambil berteriak, sehingga terjadi tarik menarik antara pelaku dan korban.

Akhirnya, pelaku yang gugup pun terjatuh. Warga yang mengetahui kejadian itu lalu berdatangan dan menghajar pelaku hingga nyaris tewas.

Petuga Polsek Percut Sei Tuan yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengamankan pelaku. Suasana sempat tegang saat polisi akan memboyong pelaku, karena massa yang tersulut emosi terus menghakimi pelaku.

Dengan susah payah akhirnya Petugas Polsek Percut Sei Tuan berhasil membawa pelaku ke Mapolsek Percut Sei Tuan guna penyidikan.

Salah seorang tersangka Andri di Mapolsek Percut Sei Tuan mengaku telah tiga kali melakukan aksi menjambret.

 Sudah 3 kali kami main bang, dan sebelumnya kami main di daerah Tembung. Rencananya uang hasil jambret itu untuk biaya perbaiki sepeda motor Satria FU milikku," ungkapnya.

 Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Ronald Sipayung mengatakan, pihaknya saat ini masih memintai keterangan kedua tersangka dan korbannya.

"Petugas kita masih memintai keterangan tersangka dan korban. Dari tangan tersangka, kita mengamankan tas korban untuk dijadikan barang bukti. Sedangkan sepeda motor tersangka saat ini petugas kita masih mencarinya di TKP," ujarnya. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Mahasiswi Dharmawangsa Gagalkan Aksi Penjambretan
Prajurit TNI Gagalkan Aksi Penjambretan di Medan
Dua Pemuda Gagalkan Aksi Penjambretan di Medan
Medan Hebat! Nani Boru Samosir Gagalkan Aksi Penjambretan
Nenek-nenek Gagalkan Aksi Penjambretan di Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker