Minggu, 07 Juni 2026

Prajurit TNI Gagalkan Aksi Penjambretan di Medan

Selasa, 08 Juli 2014 02:22 WIB
Prajurit TNI Gagalkan Aksi Penjambretan di Medan
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Satu dari dua pelaku penjambretan berhasil diamankan oleh seorang Prajurit TNI Praka Riza Fahlevi (30) di depan Bank BRI, Jalan Mandala By Pass, Medan, Jumat (4/7/2014).

Pelaku adalah Viktor Timbul Hamonangan Damanik (23) warga Jalan Trikora, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan. Sementara, temannya, Bemo Sihotang (23) warga Jalan Elang, Kelurahan Tegal Sari  Mandala II berhasil melarikan diri saat hendak ditangkap.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban adalah Krisnalia Simanjuntak (20) warga Jalan Dorowati Mandala yang berboncengan dengan teman prianya, Frianto (21) warga Jalan Ayahanda.

Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Vega BK 3238 ACN usai pulang dari tempat kerjanya di Swalayan Maju Bersama. Tanpa diduga, para pelaku yang menggunakan sepeda motor Yamaha RX King BK 5502 HM memepet sepeda motor korban dan langsung menjambret tas yang disandang Krisnalia.

Korban yang tak mau kehilangan harta bendanya mencoba mempertahankan tasnya sembari berteriak minta tolong. Karena kuatnya tarikan pelaku, korban jatuh dari sepeda motor. Beruntung seorang prajurit TNI melintas dan langsung mengamankan seorang tersangka.

Selanjutnya, Polsek Medan Area yang mendapat informasi itu langsung turun ke lokasi dan membawa pelaku ke Mapolsek Medan Area guna proses lebih lanjut.

Sayangnya, saat hendak dibawa, seorang polisi yang bertugas di Polsek Medan Kota, Brigadir Zenli Damanik malah menghalangi polisi dengan mengaku pelaku adalah adiknya. Brigadir Zenli kemudian melontarkan perkataan kotor kepada petugas Polsek Medan Area Brigadir R Sitanggang. Disitu, Brigadir Zenli membantah jika adiknya melakukan perampokan, lantaran tak ada korbannya.

"Sempat ribut tadi. Soalnya datang abang tersangka yang mengaku anggota Polsek Medan Kota. Jadi, maki-makian tadi antara petugas Medan Area dan petugas Medan Kota. Disitu, pelaku mengelak kalau dituduh merampok," ungkap seorang anggota Satkom Tiger, Jalil.

Keributan mereda setelah korban datang dan mengaku Timbul mencoba merampoknya. Prajurit TNI yang tinggal di Asrama Deli Tua bersama petugas Polsek Medan Area kemudian memboyong pelaku ke Mapolsek Medan Area. Sementara, Brigadir Zenli pergi meninggalkan lokasi.

"Saya pas lewat lepas dinas. Rupanya ada karyawan Maju Bersama teriak rampok. Saya gak tau kalau abangnya polisi, namun karena terbukti makanya saya bersama petgas Polsek Medan Area membawanya," jelasnya.

Korban Krisnalia mengaku jika saat itu dijambret saat teman prianya hendak mengantar ia pulang. "Pas kami mau pulang kerja. Rupanya dua orang naik sepeda motor King memepet kami dan menarik tas saya. Sempat tarik-tarikan, makanya kami jatuh," jelasnya.

Kanitreskrim Polsek Medan Area Iptu Agus Sobarna Praja saat dikonfirmasi mengaku pihaknya telah mengamankan pelaku. "Sudah kita amankan dan kasusnya masih kita lidik," jelasnya. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura
Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak
Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan
Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern
komentar
beritaTerbaru
hit tracker