Minggu, 16 Agustus 2026

Polisi Amankan Pemain dan Biduan Kibot Porno

Selasa, 11 Juni 2013 22:42 WIB
Polisi Amankan Pemain dan Biduan Kibot Porno
Google
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Lubukpakam, (beritasumut.com) – Kemeriahan pesta pernikahan di rumah Misno, Dusun Masjid, Desa Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, seketika mendadak buyar. Sepasukan polisi dari Polres Deliserdang tiba-tiba merangsek ke lokasi pesta, Sabtu (8/6/2013) malam sekira pukul 22.30 WIB.

Informasi yang diperoleh wartawan, Selasa (11/6/2013), petugas kepolisian datang ke sana bukan hendak menghadiri undangan melainkan untuk menghentikan sekaligus mengamankan para pemain kibot Lady Day berikut 4 biduan yang tengah menghibur undangan yang saat itu kebanyakan kaum muda.

“Kami minta hiburan segera dihentikan, kami dari pihak Kepolisian,” ujar seorang petugas saat itu yang langsung naik ke panggung hiburan sambil memperlihatkan lencana petugas kepolisian.

Menyaksikan itu para undangan pun sontak bubar. Sementara pemain kibot Lady Day yakni Totok berikut 4 orang biduan diantaranya Novi (27), Ida (26) dan Santi (22), malam itu juga digelandang ke Mapolres Deliserdang berikut perangkat alat kibot tunggal. Tak hanya mereka, yang punya hajatan turut digiring polisi.

Polisi menghentikan sekaligus mengamankan pemain dan biduan kibot lantaran saat beraksi keempat biduan dianggap terlalu seronok. Sesekali celana dalam tipis yang dikenakan para biduanita terlihat jelas oleh undangan. Bahkan para biduanita mengajak undangan untuk memberikan uang tips. Para undangan pun menyelipkan uang tips ke celana dalam para biduan. Pemadangan seronok Itu jelas terlihat oleh warga.

Dasar itu pula hiburan yang disuguhkan para biduan itu dianggap terlalu seronok dan bahkan dianggap sudah melanggar undang-undang pornografi. Kasat Reskrim Polres Deliserdang AKP Erwin Syahputra Manik kepada sejumlah wartawan di Lubukpakam, Selasa (11/6/2013) menyatakan, begitu mengamankan kibot tunggal itu, para pemain kibot dan biduan serta pemilik kibot Lady Day segera dimintai keterangan.

Meski dianggap telah menebarkan porno aksi, namun para pemain kibot itu serta keempat biduan dan pemiliknya tidak ditahan. Mereka hanya diwajibkan saban hari melapor ke juru periksa yang menangani kasus porno aksi yang dianggap dilakoni mereka.

Sebelum pihak kepolisian tiba di lokasi pesta, para kaum ibu dikawasan itu lebih dulu protes akan aksi para biduan kibot Lady Day. Para ibu pun sempat melaporkan hal itu kepada Kadus maupun Kepala Desa Beringin agar segera menghentikan aksi seronok para biduan. Namun aksi protes kaum ibu itu tak ditanggapi pemilik hajatan yang terus saja melanjutkan kibotan. Karena itu pula warga segera melaporkan aksi seronok kibot Lady Day itu ke kepolisian, jelas Erwin. (BS-028)

Tags
beritaTerkait
Wartawan Akan Laporkan Kasat Sabhara Polres DS ke Propam Polda Sumut
komentar
beritaTerbaru
hit tracker