Minggu, 01 November 2026
Nasabah Pengguna ATM Mengeluh

Bank Mandiri Dituding Lindungi Pencuri

Senin, 27 Mei 2013 00:09 WIB
Bank Mandiri Dituding Lindungi Pencuri
Google
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Andri Antoni (21), warga Desa Sei Glugur, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, kesal setengah mati. Uang di ATM miliknya sebesar Rp2 juta lebih dikuras orang. Sementara pihak Bank Mandiri tempatnya menyimpan uang, terkesan melindungi pelaku pencurian.

Diceritakan Andri, beberapa waktu lalu dirinya mengambil uang di salah satu ATM Bank Mandiri di kawasan Setia Budi, Medan. Usai melakukan traksaksi, kartu ATM milik Andri ketinggalan di tempatnya mengambil uang dan akhirnya dimanfaatkan oleh pengguna ATM selanjutnya. Uang tabungan di ATM milik cewek berkulit putih itupun dikuras habis oleh pelaku. Total kerugian yang diderita gadis single tersebut sebesar Rp2 juta lebih.

Menyadari kartu ATM miliknya tertinggal di tempatnya melakukan transaksi, Andri pun bergegas melapor ke pihak Bank Mandiri tempatnya menabung. Namun pihak Bank Mandiri kesannya bertele-tele dan melindungi nasabah yang mengambil uang milik Andri.

"Kita sudah lapor ke Bank Mandiri Kantor Cabang Pembantu (KCP) Jalan Asia, karena lokasinya dekat dengan tempat kerja Andri. Pihak bank ketika itu diwakili oleh Wulansari berjanji akan memanggil nasabah yang telah mengambil uang ATM Andri. Namun hingga kini, janji tersebut tak kunjung ada realisasinya," ujar Budi Gurusinga, abang Andri kepada wartawan di Medan, Ahad (26/5/2013) siang.

Lanjut Budi, pihak bank mengaku sudah mengetahui orang yang mengambil uang dari ATM Andri yakni nasabah Bank Mandiri juga. Dan pihak bank telah melayangkan surat panggilan kepada yang bersangkutan, namun yang dipanggil belum juga datang menemui mereka.

"Kami pernah minta alamat nasabah yang telah mengambil uang ATM Andri. Harapan kami, agar nasabah itu mengembalikan uang yang telah diambilnya dari ATM milik Andri, berdasarkan keterangan pihak bank dan tidak ada maksud lain. Tapi pihak bank tidak mengizinkan. Kami pun merasa dirugikan," tambah Budi seraya menuding pihak bank terkesan melindungi pelaku pencurian uang melalui ATM milik nasabahnya.

"Kalau Bank Mandiri mau menuntaskan masalah ini, rasanya tak perlu berlama-lama. Tinggal panggil orang yang mengambil uang Andri lalu disuruh mengembalikan uang yang telah diambilnya. Karena pihak bank telah mengetahui pelaku yang mengambil uang Andri. Tapi nampaknya pihak bank sengaja mengulur waktu hingga akhirnya kita lupa dengan uang yang telah ditarik orang itu," duga Budi.

Sejatinya, ucap Andri, Bank Mandiri bisa sama-sama melindungi nasabahnya, bukan malah membela satu nasabah saja. Atas kejadian yang menimpa dirinya, Andri berencana memindahkan seluruh tabungannya dari Bank Mandiri. Andri merasa, bank tempatnya menyimpan duit selama ini, tidak bisa melindungi dirinya sebagai nasabah. 

 Pun begitu, Budi akan tetap menuntut pihak bank agar segera mengembalikan uang Andri dari orang yang telah mengambilnya.

"Karena uang itu milik Andri dan harus dikembalikan. Apalagi pelakunya sudah diketahui pihak bank," tandas Budi. 

Pil pahit yang dialami Andri mengundang keprihatinan organisasi massa anak-anak TNI/Polri.

"Kalau pelakunya sudah diketahui, Bank Mandiri harus segera menuntaskannya. Jangan bertele-tele, hingga akhirnya menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap bank plat merah itu. Jangan sampai orang berbuat kurang baik, baru ditanggapi," ujar Hendra Sembiring, Wakil Ketua Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI) Sumut ketika dimintai tanggapannya di tempat terpisah. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Beraksi di ATM Medan Johor, Dihajar Warga di Simpang Limun
Pembobol ATM Diringkus Polisi Saat Beraksi di Depan Hotel Antares Medan
Polsek Sunggal Tangkap Pembobol ATM Bank Mandiri
Kebakaran Medan Plaza, Bank Mandiri Rugi Rp1,1 Miliar
Tidak Menyerahkan Diri, Polisi Ancam Tembak Mati Perampok ATM
Polisi Temukan Mesin ATM Bank Muamalat di Mariendal
komentar
beritaTerbaru
hit tracker