Sabtu, 03 Oktober 2026

KPK Periksa Gatot Tujuh Jam

Jumat, 17 Mei 2013 20:27 WIB
KPK Periksa Gatot Tujuh Jam
Google
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Jakarta, (beritasumut.com) – Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (16/5/2013). Gatot menjalani pemeriksaan selama tujuh jam.

Kedatangan Gubernur Sumut terpilih 2013-2018 ini ke Gedung KPK untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas kasus suap penambahan kuota impor daging sapi dengan tersangka Luthfi Hasan Ishaq, mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Usai menjalani pemeriksaan selama tujuh jam, Gatot mengaku ditanyai Penyidik KPK mengenai mekanisme dan prosedur pencalonannya sebagai Gubernur Sumut beberapa waktu lalu. "Intinya tadi menanyakan prosedur pencalonan saya sebagai calon gubernur periode 2013-2018. Bagaimana mekanisme di PKS," katanya usai diperiksa di Gedung KPK.

Gatot juga mengaku sempat ditanya Penyidik KPK mengenai aliran dana untuk pemenangan dirinya menjadi Gubernur Sumut. "Saya jawab semuanya," tegasnya.

Selain diperiksa seputar keterlibatan mantan presiden partainya pada kasus suap impor daging sapi, Gatot juga menjelaskan awal pertemuannya dengan Ahmad Fathanah ke Penyidik KPK. "Saya sebagai kader PKS tentu konsultasi pada presiden saya, Luthfi Hasan. Nah dari situ saya kenal (Ahmad Fathanah)," ujarnya.

Untuk diketahui, KPK melakukan pemeriksaan terhadap Gatot karena sebelumnya dikabarkan mantan Predisen PKS Luthfi Hasan Isaaq pernah bertemu Menteri Pertanian Suswono dan Maria Elizabeth Liman, pemilik PT Indoguna Utama di Medan, pada 10-11 Januari 2013 di sela acara Safari Dakwah PKS Wilayah Sumatera. 

Dalam pertemuan yang berlangsung di Arya Duta Hotel itu, salah satunya diduga membahas kuota daging sapi impor. Sejumlah saksi sudah diperiksa KPK terkait pertemuan itu. Gatot selaku Plt Gubernur Sumut pada masa itu, dianggap mengetahui pertemuan tersebut. (BS-022)

Tags
KPK
beritaTerkait
Kadin Sumut dan KPK RI Gelar Rakor Pencegahan Korupsi dalam Pelayanan AMDAL
Hasto: Saya Sekjen PDIP dengan Kepala Tegak Siap Terima Konsekuensi
Ketua KPK Ungkap Alasan Baru Tahan Sekjen PDIP Hasto
Praperadilan Hasto Tidak Diterima, Status Tersangka KPK Sah
Polri Ikut Koordinasi dengan Singapura untuk Pulangkan Buron KPK Paulus Tannos
Ketua KPK Ungkap Ada Kabupaten yang Coba Kondisikan Survei Integritas
komentar
beritaTerbaru
hit tracker