Minggu, 19 April 2026

Polisi Amankan Puluhan Warga Naga Juang

Sabtu, 23 Maret 2013 00:05 WIB
Polisi Amankan Puluhan Warga Naga Juang
M Saima Putra
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Panyabungan, (beritasumut.com) – Polres Mandailing Natal mengamankan puluhan warga Kecamatan Naga Juang, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara yang menduduki lahan PT Sorikmas Mining di Sihayo Sambung, Jumat (22/03/2013). 

Penahanan dilakukan karena warga memaksa tetap menduduki lahan PT SM sementara lahan tersebut merupakan wilayah kontrak karya PT SM.

“Penahan ini kita lakukan karena masyarakat tetap memaksa untuk menduduki lahan PT SM yang menjadi kontrak karya mereka,” sebut Kapolres Madina AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe SIK.

Dikatakanya, pihaknya akan tetap menahan warga yang menduduki lahan PT SM. Polisi akan menegakkan hukum, siapa yang salah akan ditindak. 

“Kali ini kita akan tindak tegas, karena kejadian ini bukan yang pertama lagi. Karena kalau kita melepaskan warga yang melakukan pelanggaran, kita takut akan terulang terus. Kami dari kepolisian akan tetap menegakan hukum,” papar Fauzi.
 
Sampai tadi sore, warga masih melakukan aksi demo dan mengancam akan melakukan demo ke Mapolres Madina menuntut polisi melepaskan warga yang ditahan. 

Sebelumnya, ratusan masyarakat Kecamatan Naga Juang melakukan aksi demo dengan menduduki lahan dan memblokir jalan menuju Kecamatan Naga Juang.

Warga menduduki lahan tambang sejak malam, karena warga mengklaim lahan yang dikelola PT Sorikmas Mining merupakan lahan warga. (BS-024)

Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat
Reses DPR ke Polres Pematangsiantar, Hinca Pesankan ini ke AKBP Sah Udur
Bupati Langkat Temui Pendemo, Tegaskan Komitmen Perbaikan Jalan di Kecamatan Selesai
Hadiri Bukber Fraksi PD, AHY: Suarakan Aspirasi Rakyat, Sukseskan Pemerintahan Prabowo
Kongres VI Demokrat Bakal Pilih Ketum hingga Pengisi Posisi Bendum
Bentangkan Bendera Raksasa, Berikut 13 Tututan Demonstran 'Indonesia Gelap'
komentar
beritaTerbaru
hit tracker