Hasto Kristiyanto Akan Hadiri Peletakan Batu Pertama Kantor DPC PDIP Samosir
beritasumut.com Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat dan rombong
Politik & Pemerintahan
Beritasumut.com-Banyak alasan mengapa seseorang tertarik bergabung menjadi komunitas Punk. Salah satu alasannya, mereka tertarik dengan ideologi kebebasan dan perlawanan yang sudah jadi ciri khas Punk.
Menurut Alex, salah seorang dari komunitas Punk, mengatakan alasan terbesar dirinya menjadi anak Punk adalah karena ingin melawan, Sebab perlawanannya beragam. Mulai dari ketidakpuasan terhadap keadaan, status sosial, keretakan hubungan keluarga, jenuh dengan aturan, dan lainnya. “Banyak kawan-kawan gabung di sini karena broken home gitu,” ujar Alex.
Psikolog di Medan, Ummu, mengatakan alasan mengapa komunitas Punk ini lebih banyak diisi oleh para remaja adalah karena keinginan untuk diakui. Ummu berpendapat, usia remaja biasanya seorang anak minta perhatian lebih dari keluarganya untuk aktualisasi diri. Namun jika perhatian itu tidak didapat dari keluarga, mereka akan mencari perhatian tersebut di tempat lain, salah satunya melalui komunitas Punk. “Karena di komunitas Punk kebersamaan begitu erat, makanya mereka nyaman,” terangnya.
Baca Juga:
Alex yang sudah belasan tahun bergabung di komunitas Street Punk, berpendapat, bergabung di komunitas Punk itu gampang-gampang sulit. "Biasanya kalau ada orang yang mau gabung di Punk itu diajak nongkrong dan dicuekin dulu. Tujuannya mereka mau lihat dulu motif yang melatarbelakanginya buat gabung. Bagi yang betul-betul serius bakal tahan dengan kehidupan di jalanan ala street punk," jelas Alex.
Alex mengakui, selama ini banyak cerita miring di masyarakat seputar komunitas Punk. Perilaku maupun dari keseharian pakaian mereka dicap jelek dalam kebiasaan di masyarakat. “Cuma satu atau dua orang yang gitu, kebetulan aja mereka pakai dandanan ala Punk, makanya anak Punk sering dicap negatif,” ujar Alex yang beristri juga dari kalangan Punk.
Baca Juga:
Dia mengatakan, di kalangan Punk sendiri mereka juga mewanti-wanti anggotanya untuk tidak berbuat macam-macam. "Kalaupun ada akan mereka akan ditegur oleh kawannya sesama anak punk," tambahnya lagi.
Sementara itu, Ummu, psikolog yang pernah mengamati perilaku anak punk juga berkesimpulan sama. Dia pernah menguji tingkat agresivitas anak Punk di jalan dengan cara tidak memberi uang ketika anak Punk mengamen di becak yang dia tumpangi.
“Ternyata si anak punk itu tidak bereaksi negatif walalupun nggak dikasih duit,” ujar Ummu. Dari peristiwa itu, dia berkesimpulan bahwa yang berperilaku negatif adalah oknum bukan budaya Punk. (BS02)
beritasumut.com Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat dan rombong
Politik & Pemerintahan
beritasumut.comTim Task Force (TTF) Kamar Dagang dan Industri Sumatera Utara (Kadin Sumut) pada Kamis (13/8) menggelar pertemuan (rapat) di
Ekonomi
beritasumut.comPemerintah Kabupaten Aceh Singkil mempercepat kinerja Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk mengoptimalkan tambahan
Peristiwa
beritasumut.com Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke81 Republik Indonesia (RI), PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengh
Ekonomi
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia bakal menggelar peringatan hari ulang tahun (HUT) ke58 secara serentak pada 24
Ekonomi
beritasumut.com Ketua KADIN Kota Medan, Arman Chandra, mendapat penghargaan istimewa pada momen ulang tahunnya. Ketua Persatuan Golf Indone
Olahraga
Nazir Masjid Dawatul Islamiyah Desa Bintang Meriah, Kecamatan Pancur Batu mengapresiasi dan mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan reno
Cerita Sumut
beritasumut.comSatuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong Pemerintah Kabupaten Aceh
Politik & Pemerintahan
beritasumut.comPendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 4 Ta hun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)
Politik & Pemerintahan
beritasumut.comKetua KADIN Kota Medan, Arman Chandra, yang juga menjabat sebagai Bendahara IKAL DPD Lemhannas Sumatera Utara, menerima lang
Politik & Pemerintahan